Pelit

Makin hari aku ko makin pelit ya…
duit diitung-itung
kembalian parkir seribu dua ribu diitung-itung.
Ngga mau ngasih lebihan buat tukang ojek.
Ngga mau beli barang kalo nggak butuh.

Iya sih kata financial planner kita harus teliti soal uang.
iya sih harga barang makin hari makin naik.
Tapi aku kan nggak kekurangan sesuatu apapun.

Makan
Baju
Buku
mainan
masih bisa punya semua.

cuma sisa bulanannya yang mungkin berkurang ya..

memang nabung harus banyak ya?
katanya investasi… harus to punya investasi banyak?
harus ya nimbun duit?

nabung jaga-jaga kalau sakit
nabung buat nikah
nabung buat sekolah
nabung buat hari tua

Sementara banyak orang yang butuh untuk makan sekarang.

One thought on “Pelit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s