Are you ready for that change?

Kemarin, ada lagi yg berkisah tentang hidupnya yg kurang memuaskan hatinya. Katanya dia bosan jadi pegawai dsb dsb.

Dulu, aku juga begitu..

Maka aku bertanya padanya, jadi kamu mau usaha apa? Trus gimana?

Jawabane, “mbuh, bingung.”

Fiuhh.. La trus aku harus bilang “wow” begitu?

I know it not easy to decide to do what you really want when there are so many risks awaits.. Tapi, untuk menjadi seseorang yang “completely different” dengan dirimu sekarang kan butuh beribu-ribu langkah sebelum harus mengambil keputusan besarnya. Paling tidak persiapkan printilannya dulu sehingga ketika kesempatan datang menjemput, kita sudah separo siap.

Contoh:
1. Mau jadi pengusaha, ga siap keluar kerja, ga siap modal. Bacalah buku menejemen yang banyak, sering2 lihat bussiness plan yg sekarang banyak ditawarkan. Amati ukm kecil disekitar, mana yg cepat bangkrut, mana yang bertahan. Latih mindset untuk mengenali potensi duit. Ga musti buru2 ngambil gerobak franchise trus ikut dagang ko… Yang ada malah buang2 duit. Jangan trus samakan dirimu dengan Bob Sadino, karaktermu kan berbeda.

2. Bosen hidup dikota, pingin hidup sederhana di desa. Pengin tani, nggedein sapi. Coba Jajal tinggalin gadget dan internetmu untuk sebulan. Tinggalin junkfood dan mall dan indomaret. Pernah? Udah mulai baca buku ttg beternak dan bertani? Udah nyari posisi lahan yang kira2 bagus untuk diolah? Udah ngikuti perkembangan komoditi yg lagi laris saat ini? Belum? Ya udah mimpi aja terus…

3. Pingin jadi ibu rumah tangga atau working at home mom. Rencanamu kerja apa? Punya keahlian apa? Ikut kursus apa gitu ga? Kamu punya planning apa untuk anak2mu? Udah cari tahu macem2 permainan untuk mengasah minat dan bakat anak di rumah, untuk mengajarkan attitude yang baik pada mereka? Sudah siap2untuk jadi Madrasatul ulla? Jangan jadi IRT yang nggantiin ART doang, harus ada nilai lebihnya. Jangan sampai si anak lebih kelihatan terawat di tangan ART drpd di tangan ibunya. I’ve seen alot of that lately.

Belum siapin pritilannya? Ya, mungkin kamu nggak bener2 menginginkannya. Kamu cuma senang mengeluh dan kurang bersyukur.

Nggak! Beneran pingin ko! Aku ngerasa yg sekarang ini bukan passionku!

Serius? kalo tiba2 sekarang ada orang yg bersedia meminjamkan lahan dan modal untuk diolah, yakin gak malah bingung bin panik dan akhirnya membiarkan kesempatan itu lewat karena tidak siap?

Seribu langkah untuk memperoleh hidup yang kita dambakan tidak harus dimulai dengan langkah yang paling besar. Ingat pelajaran olah raga, harus lari lari kecil dulu sebelum lompat jauh kan?

*juga untuk mengingatkan diriku agar tidak berhenti melangkah.

2 thoughts on “Are you ready for that change?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s