the Color of Earth, Warna Tanah

Kebosanan dalam tingkat mengada-ada! part#6

Jenuh! jenuh melihat buku-buku berjudul sama dengan cerita yang sama, terbungkus dalam ilustrasi sampul dan  penerjemah yang berbeda,  tergantung selera penerbitnya. Pun jenuh melihat berbagai harlequin yang menyusup dalam bentuk yg lebih “chic”. Pun jenuh menyaksikan bocah-bocah penyihir  yang seakan  berlomba  dalam “sorcerers idol”  berharap cemas dapat setenar pendahulunya.

So, here i am!  Membongkar rak buku, mencari kesibukan baru

Dalam 20 lembar pertama komik korea ini, saya menemukan diri saya sendiri terkikik geli. bagaimana tidak? Bayangkanlah seorang gadis cilik yang kebingungan setelah melihat kawan-kawan lelakinya berlomba “jauh jauhan pipis”  kemudian bertanyalah ia dengan polos kepada kawannya itu :

“Benda apa itu?” tanyanya

ini? Ini burung,  masakah kau tidak tahu?” jawab sang kawan

Oh,  tentu saja aku tahu! aku juga punya, milikku istimewa, sebesar rajawali!” kilah si gadis cilik

kemudian gadis cilik itupun pulang dengan murung, bertanya tanya sendiri mengenai kenormalan fisiknya, “Jangan jangan aku cacat? kenapa aku tidak pumya burung?”

Kepolosan yang sangat nyata dilakoni oleh Ehwa cilik yang hanya tinggal berdua dengan Ibunya. Hal aneh-aneh mengenai hubungan pria dan wanita sering kali mengganggu pikirannya yang beranjak dewasa. Terkadang ia hanya melamun menikmatinya. Terkadang gangguan itu begitu besar hingga ia dengan malu-malu mendatangi sang ibu, meminta penjelasan. Pun sang Ibu tidaklah seperti ibu indonesia yang tabu membicarakan urusan dalam negeri , maka Ehwa kecil selalu mendapatkan penjelasan yang memadai atas segala yang dirasakannya.

penjelasan itu tidaklah berlebihan, tidak  pula vulgar. Analogi demi analogi, puisi dan pepatah lama  menyembunyikan makna sesungguhnya dengan sangat rapih. Ibu Ehwa menggunakan wangi bunga, cahaya rembulan dan segala sesuatu disekeliling mereka sebagai penghalus bahasa. Dari dekt ia mengamati putri kecilnya menjadi wanita.

Good book, nice reading,  I don’t have any intention to buy the 2nd book, the color of water – warna air- but I already read it  in the bookshop😛

salam,

bolabunderjenuh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s