Joseth, My Psycophatic Friend

here is story about joseth,…

Di suatu siang yang terik ketika kami sedang makan siang bersama, seekor kucing kecil yang cantik , lucu dan menggemaskan datang mengganggu kenikmatan kami dengan meloncat ke atas meja dan mulai mengeong – ngeong mengharapkan makanan. Ketika saya dan mba indah sedang ber”ihh ihh” ria  dalam usaha  mengusirnya, sekonyong  konyong sepotong tangan berjari – jari panjang muncul dan mencengkram salah satu kaki belakang kucing belang tersebut. Dalam sekelebatan mata,  hilanglah kucing tersebut dari meja. kami ternganga, kejadian yang berlangsung beberapa detik lalu itu terbayang jelas dalam gerakan slow motion.  Kami melihat sang kucing malang terlempar ke udara, bulunya berdiri merinding, matanya berkaca – kaca penuh teror.  Potongan tangan jahat  yang mencengkram kaki  kiri kucing kecil  tersebut  pelakunya! potongan tangan itu..tangan jojok…

nasip sang kucing? saya kurang tau, mungkin sudah dihamili oleh banyak kucing jantan..mungkin juga masih berbaring nyalang di kasur rumah sakit jiwa dengan ditemani setangkai mawar layu yang dibawakan kekasihnya. -hapus aermata-

Kisah lain, …

Kala itu,  kami merayakan  suatu pagi yang dingin dengan memesan -masing-masing  satu mangkuk soto ceker kumplit. Ada ceker bertumpuk, ati ampela yang gurih dan kuah soto yang mengepulkan asap tebal. Jojok menunjukkan kekajaman lainnya. Disela desahan kepedasan dan keasikan mengemut-ngemut ceker ayam, tanpa ada halilintar ataupun petir yang menggelegar, jojok berucap, “Eh, kalo selaput di kaki bebek itu kita gunting waktu mereka kecil, mereka bakal bisa berenang nggak ya?”

kamipun mendadak beku….

Cukup sudah! Kamipun akhirnya memutuskan untuk melakukan investigasi, dimulai dari mengorek kenangan-kenangan masa kecilnya. Abe yang akhirnya mendapatkan informasi  yang menggegerkan..

Joseth kecil tak ubahnya seperti si bolang, berlarian bertelanjang kaki kesana kemari. menerobos hutan, meluncur di semak, mencebur di sungai berair jernih…bedanya si bolang tidak akan  pernah tega memanggang hidup2 burung kecil yang ia tangkap, ataupun mendadar telur burung yang sedang dierami, atau menginjak mati seorang..eh seekor anak ayam yang dengan polosnya ikut makan makanan yang disediakan  untuk merpati peliharaannya.

Sampai sekarang kami terus menyelidiki, apabila ada perkembangan akan kami kabari,

mohon doakan keselamatan kami

terima kasih

Bolabunder

2 thoughts on “Joseth, My Psycophatic Friend

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s