Gege Mengejar Cinta

Pilih mana?

menghabiskan sisa umur bersama orang yang kita sayangi,

atau…

bersama orang yang menyayangi kita??

kalau di tanya begitu jawabnya apa?

Kalau saya sih jelas! Pilih bersama orang yang yang saya sayangi dunk!Terutama kalau dia juga menyayangi saya.

Apalagi kalau orang yang kita sayangi itu seperti Cacanya Gege. Cantik, pintar, rajin solat, nggak pilih pilih teman, jatuh cinta pula sama Gege! Tapi, kalau ada orang lain yang sayang buangets dengan kita gimana dunk, seperti Tia-nya Gege? Mosok di biarin ajah?  ya iya lah!lebih mosok lagi kalo dua – duanya di embat kan!

Adalah kisah tentang Gege, laki – laki 27 tahun, begitu sibuk, sibuk membangun hidup yang bisa ia banggakan kelak ketika tiba saatnya Ia harus berhadapan dengan-nya. Nya adalah cinta pertamanya, satu – satunya wanita yang Ia inginkan di dunia. Gege sibuk, sibuk mengejar cinta lamanya, sampai – sampai ia tidak menyadari ada setumpuk cinta –ready stock– teronggok, menganggur di sisinya, menanti…atau  menginginkan Gege seorang. Gege memuja Caca, hanya Caca.

Adalah kisah tentang wanita bernama Caca, cantik, ayu dan pintar, pujaan semua pria yang normal, mencoba mencari “The One” yang bisa selalu membuatnya nyaman, tidak perlu pintar, tidak perlu ganteng, tidak perlu terlalu berduit, hanya nyaman. Suatu siang yang cerah, tanpa bermimpi apapun di malam sebelumnya, Seorang laki – laki yang memiliki Quality tepat seperti yang di inginkannya, -tidak terlalu pintar, tidak terlalu  ganteng, tidak terlalu berduit, hanya membuatnya nyaman- tanpa angin tanpa hujan (ya iya wong cerah! Kalo ada ujan angin awalnya harusnya ‘Suatu siang yang berbadai’) datang bertandang ke mejanya, menawarkan pertemanan yang lama tertunda. Dan jatuh cintalah Caca kepadanya. Beruntung, Gege,  laki- laki yang  tidak terlalu pintar, tidak terlalu  ganteng, dan tidak terlalu berduit tapi beruntung mendapatkan Caca itu memang sudah lama memujanya. Okeey, jadi Caca Jatuh cinta pada Gege yang memujanya, harusnya live Happily ever after dunk! Kenyataannya? Apalah mau dikata, Caca adalah wanita yang peka, Tidak akan sempurna bahagia apabila merasa menyakiti kaum-nya. Begitulah Ia kemudian pergi, meninggalkan Gege untuk wanita yang tidak bisa hidup tanpa dia, meskipun Gege tidak pernah menginginkannya.

Ada pula kisah tentang Fathia, si pemilik cinta ready stock untuk Gege, wanita yang ‘terlalu-dekat-hingga-tak-terlihat’. Gengsinya sebagai wanita untuk tidak akan pernah mengemis cinta akhirnya terkalahkan ketika Caca kembali muncul dalam kehidupan Gege, terlebih ketika Ia tau bahwa Gege sering salah sebut nama di depan Caca. Harusnya Caca, nyebutnya Tia. Dengan pengetahuan itu Ia memutuskan mengejar Gege. Tia Menginginkan Gege, hanya Gege.

ada lagi kisah tentang ventha, Eman, ipong dan sedabrek figuran lainnya, -termasuk ondel ondel-

Ada juga lagi, kisah dibalik saya akhirnya membaca karya kedua adhitya mulya ini. Kisahnya dimulai dari kawan saya, sebut saja Bunga (BUkan Nama sebenarnGA, nama sebenarnya Ellen Maharani) Dia sedang bingung, tepatnya dibikin bingung oleh teman kecilnya dulu yang mulai kok kok…gitu sih?  (you know what i mean, don’t ya? ini biasa terjadi sama laki – laki dan perempuan  yang berteman dekat, itu loh itu!)

Karena semakin hari perlakuan si Teman kecil semakin aneh pada dirinya, dan dia has no idea (atau ngga mau mikir  ke ‘situ’ aja ya?) tentang what’s goin’ on, dan jadi berhalusinasi yang aneh -aneh (termasuk di dalamnya jantung berdebar, mata berbinar binar, nggak enak makan dan bersenandung setiap saat…oke aku berley!),  akhirnya Ia memutuskan untuk melakukan satu langkah besar (atau kesalahan besar?) yaitu mencari second, third, fourth, five opinions :

  • to mba Indah Kurniasari Yasika , wajar, cukup rasional minta pendapat ke mba Inde, secara beliau  paling tua pasti paling banyak ilmunya, not!
  • To Pratita V. Kusuma (Me!!), which is big mistake!
  • To Mas Bayu Auguste Bartholdi (a.k.a BAB), which is bigger mistake!
  • To Jaka Umbara, which is definitely big mistake too!

The Thing is tiga orang terakhir memberikan jawaban yang hampir sama, mirip lah, membuat Bunga sedikit demi sedikit terpengaruh.  Meskipun demikian Bunga mencoba untuk keras kepala (baca: mempertahankan akal sehat) nggak mau ngomong perasaannya yang sebenarnya itu  bagaimanana, akibatnya dia dianugrahi sebagai orang yang:

  • Pesimis (diriku)
  • tambeng (Mas BAB)
  • Bedegil (Jakum)

Bunga pada akhirnya menyerah pada invasi kami, memutuskan untuk membaca Gege mencari Cinta, sesuai anjuran Mas BAB, katanya buku ini bisa mencerahkan, lagian ceritanya mirip cerita Bunga (Bunga=Fathia; teman kecil=Gege, ????) And he’is damn right!

Buku ini membuat saya berpikir…………tentang orang yang saya sayangi, tentang orang yang menyayang saya,……………apakah saya benar – benar jatuh cinta, atau kagum semata…………….apakah dia yang benar – benar saya inginkan, atau memang adanya hanya dia?…………….apakah sifat baik hati tidak pernah sejalan dengan ganteng dan kaya?(Halah!)……….

saya sedang mencari tutup ulir saya yang tercecer entah dimana………bagi yang merasa tutup ulir saya, segera hubungi saya.

Omong2 soal bunga, keknya, sejauh yang saya tangkap ( pikiran saya cekak) akhirnya dia mengikuti petunjuk Fathia………….setidaknya tidak bertanya tanya lagi, ………………Move on Bunga! You’re ROCK Duuud!!! Tenang ajah, kalau benar seperti Tia , sebentar lagi akan datang  pangeran ganteng berkuda jingkrak yang ingin menjadikan dirimu pusat dari alam semesta dimana ia berputar didalamnya. Waaaaaaaaa………..(kedip kedip mupeng)

Seperti bunyi botol dengan tutup ulirnya,….KLIK!

salam

bolabunder,

“takkan lelah mengejar Cinta, karena sudah dipastikan Cinta pasti tertangkap jua, karena Cinta takkan pergi kemana mana…Optimis!”

p.s Adhitya Mulya, akhirnya baca juga bukumu hohohohohoho

To :Bunga, kalau ada salah kronologi nya, benerin yak!

gegegegegege

Cinta Via Tol 10 KM, cinta via gengsi 10000 KM


5 thoughts on “Gege Mengejar Cinta

  1. bobubaca says:

    sama sama bunga….jadikanlah ini suatu peristiwa yang bermakna….Jangan lela mengejar cinta! optimis bunga! optimis!!!

  2. kyong says:

    ihiiiiiy,temennya mb ellen yang itu bukan sih? *soktau

    yang ini aku belom bca..di gramed gak ada..
    tapi udah reserved adhitya mulya via email sih..edisi signature looh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s