Dari zaitun sampai…

Ciaow…people!!

here we go again..saat ini saya mau ganti kata ganti orang (??) yang saya pake. Mau pake aku bukan saya….

hm…kapan terakhir kali aku membuka blog yang malang nasibnya ini?? malang karena nasibnya ditangan diriku. Aku memang anak pemalas. Keenakan ikutan pra jabatan dua minggu, kerja saja lupa, apalagi nge – update. fufufufufu kok aneh ya pake aku, pake saya ajah ah

Sebenarnya saya banyak membaca buku. Total jenderal ada lima buku, kalau ndak salah. Masalahnya, sepertinya penyakit lama saia kumat lagi. Belinya buku aneh – aneh. Bagaimana cara menceritakannya??

Daftar buku yang saya baca bulan Juli ini : *saya ndak begitu menghafal judulnya – bad habit-

1. Khasiat minyak zaitun; Resep Hidup Panjang ala Mediterania

Isinya ya seputar minyak zaitun yang vigin, -yang paling kaya polifenol, keluaran California berstempel COOC (California olive oil company) – Mulai dari sejarahnya, cara pembuatannya, khasiatnya sampai resep makanan dengan menyertakan minyak zaitun sebagai salah satu bumbunya. Minyak zaitun itu baik lho untuk kesehatan kita. Dari jaman Rasullulah dulu Zaitun dipercaya sebagai obat segala penyakit dan sekarang terbukti mampu menerunkan kadar LDL dalam darah (*LDL=L=lousy=jelek=lemak jelek; HDL=H=healthy=sehat=lemak sehat)

Minyak zaitun juga merupakan pelembab kulit yang efektif. Dalam beberapa kasus , terapi minyak zaitun menjadi obat yang mujarab bagi penderita sclerosis.  Bisa untuk mengobati luka bakar juga !!

Manfaat zaitun yang paling saya sukai adalah sebagai dressing salad. Tau ga, pas pertama saya coba untuk minum minyak zaitun, cukup satu sendok dan saya sudah siap untuk pingsan! Weeks aromanya nggak banget! Ndak mau lagi! Trus one day, saya bikin salad buah, lalu ingatlah pada kata-kata dr. Oz, “Ganti mayones anda dengan satu sendok olive oil” Hmm….boleh lah coba – coba, daripada ntu minyak nganggur. Dan taukah anda apa yang terjadi ? rasanya jauuuh lebih nikmat booo! Kalo saat pertama saya makan ntu Salad buah itu merupakan adegan dalam anime Born to Cook niscaya cahaya kemenangan dan burung burung penyanyi akan menjadi latar belakang adegan tersebut. Yummy!!

2. Lupa judulnya, yang jelas tentang “Membaca tulisan Tangan”

Membaca tulisan tangan itu istilah ndesonya grafologi. hehehe. Dari buku ini saya belajar mengenali karakter seseorang dari bentuk tulisan tangannya. Yang dilihat bukan tulisan tangan secara keseluruhan, tapi bentuk huruf per huruf. Seru, sudah saya coba dan ternyata banyak yang benar.

3. Lupa lagi judulnya, yang jelas berhubungan dengan “Pijat Refleksi”

Buku ini ngajari saya daerah daerah mana yang harus dipijat kalau badan saya rasanya pegal. Contoh : Kalau daerah sekitar bahu terasa nyeri, yang di pijat adalah daerah telinga dan di sepanjang tulang hasta, segaris dengan jempol. Berhubung saya ini penggemar pijat , kuk saya jadi ngerasa gimana gitu ya ngaku sebagai penggemar pijat,buku ini sangat membantu sekali!

4. Oliver Twist

Semua sudah tahu karya yang satu ini to?? atau paling ndak pernah dengar kan??

Oliver Twist yang ditulis sebagai sebuah cerbung di tahun 1838 merupakan karya Charles Dickens yang memastikan namanya akan selalu di mentereng di sejarah sastra dunia. Novel ini begitu fenomenal, pertama kali di film kan pada tahun 1909 dan sejak itu terus menerus di re make, versi terakhir film nya di produksi pada tahun 2007. Dalam Oliver Twist, Dickens mengangkat isu-isu sosial yang terjadi di masanya, kemiskinan, pekerja anak, kelemahan hukum, menjadikan Novel ini bernuansa gelap, meskipun saya sempat tertawa – tawa karena sarkasme yang nemplok disana sini.

Novel yang bagus, tidak heran sampai sekarang masih dipakai sebagai salah satu rujukan dalam berbagai telaah menyangkut masalah sosial ataupun kasusasteraan.

saya pingin punya versinya dalam bahasa aseli…

5. The Old Man and the Sea

Buku yang satu ini karya Ernest Hemingway, pengarang tua juga. Ceritanya tentang seorang nelayan tua yang hidup sendirian. Karena ketidakberuntungannya, selama 84 hari ia tidak mendapatkan seekor ikan pun . Murid yang juga merupakan satu satunya tempat ia bisa berbincang – bincang pun terpaksa meninggalkannya. Meskipun demikian pak tua ini yakin bahwa keberuntungan akan mendatanginya di hari ke 85. Semenjak dini hari ke 85, ia telah melayarkan di kapalnya, siap menggapai keberuntungan. Beruntungkah?

Buku yang bagus, layak dimiliki…

Wokeeyh…cukup sekian dulu!

Btw saya mau pulang ke sala. Lagi!!

Salam

bolabunder

p.s .

Sekarang sedang merasa kalau Adhitya Mulya itu Cool bgt, sayang tidak satupun bukunya yang saya punya. Hiks merasa bersalah.

Blognya Adhitya Mulya bisa dikunjungi di sini

3 thoughts on “Dari zaitun sampai…

  1. bobubaca says:

    hmm….bener deh saya lupa. bukunya udah di sala sekarang sie, jadi ga bisa lagi di liahat. Yang jelas belinya di gramed, bagian psikologi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s