Sebait pengakuan………….

(Maaf sebelumnya, pengakuan saya ini sebenarnya ada beberapa bait)

******

Hiks…hiks..

hiks…hiks…

hiks..sebenarnya, saya maluu mengakuinya, maluuuuu sekali, tapi sungguh berat rasanya kalau harus terus menerus hidup dengan menutupi kebenaran ini…..saya sudah tidak sanggup lagi!

Bukan-bukan! Pengakuan saya kali ini bukan soal apakah saya sebenarnya cewek atau cowok! atau apakah saya menyukai cewek atau cowok. Itu semua ngga penting dibandingkan hal yang sebentar lagi akan tersebar ke seluruh penjuru bumi.

Sahabat – sahabat maafkanlah saya yang hina ini, mungkin pengakuan saya ini juga akan membuat kalian tidak dapat berjalan dengan kepala tegak, dengan lubang hidung menghadap keatas lagi. Kemungkinan besar orang tua kalian juga akan melarang kalian berteman dengan saya. Tidak apa – apa, saya mengerti apapun keputusan kalian. Que sera sera, yang harus terjadi terjadilah………..yang pasti hari ini akan menjadi sejarah.

humph ffff…hari ini saya beberkan bahwa selama lebih dari tiga tahun ini saya telah terjerumus ke jurang gelap tiada berdasar, yang memberikan tiada kemungkinan sama sekali untuk kembali, seperti saya yang yang masih lugu, dahulu. Sungguh sebenarnya ini bukanlah kehendak pribadi saya. Ada orang di luar sana yang harus bertanggung jawab atas aib ini. Orang yang saya yakin tidak menyadari kehadiran saya, tapi sungguh semua ini adalah salahnya. Dahulu saya masih terlalu lugu, polos, innocent, bodoh dan imut untuk menyadari bahwa secara tidak langsung orang tersebut sebenarnya tengah memikat saya, dan sedikit – demi sedikit mendorong saya ke jurang kenistaan tersebut.

Sahabat-sahabat, saya sungguh menyesal karena telah ia perdayai. Memang orang ini maha dasyat rayuannya, Dia selalu bisa membuat saya tertawa . Tawa bukan sembarang tawa, tapi tawa lepas bak anak2 sedang main hujan – hujanan, dan tawa anak – anak yang sedang dipatuki ayam. Orang ini sanggup menyajikan kenikmatan tiada tara, membuat saya lupa untuk bersopan santun, dan berlaku sesuai tatakrama terhadap sekeliling saya.

Maka dari itu saya tekankan pada sahabat – sahabat yang masih belum ternoda , saya amanatkan kepada kalian semua, jangan ikuti jejak saya. Jauhilah orang yang telah menjebak saya ini, sahabat. Larilah selagi kalian bisa, bahkan ketika namanya saja terdengar di kejauhan. Hindarilah menyebut namanya bahkan ketika kalian bermimpi, karena ia memang sering menghantui mimpi anak – anak tak berdosa. Selamatkan diri kalian wahai sahabatku, selamatkan diri kalian dari dia!!! SELAMATKAN DIRI KALIAN DARI RADITYA DIKAAAAAAAAAAA…Aw……..Aw……….Aw………..Aw!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Sayang sungguh sayang, nasi telah menjadi bubur, kesalahan saya ini tidak dapat dianulir lagi. Terlanjur cinta, mau bagaimana lagi! Biarlah..biarlah..waktu yang akan menjawabnya. Sesungguhnya isi adalah kosong kosong adalah isi. Mau kambing jantan apa babi ngesot, sudah cinta, biar ga mutu, tidak bisa ditawar lagi.

salam,

bolabunder kelenger….

buku terakhir

>>> dengan lahirnya Babi ngesot, Raditya Dika membuktikan bahwa meskipun sekian tahun berlalu, ia tetap menjadi orang terbodoh di Indonesia. Ngakaknya babi ngesot ini bukan karena lucu lugu seperti kambing jantan, tapi karena kepiawaian radith dalam menulis yang semakin mantaB!-lhah, saya muji kambing!God i need my fix

radikus

>>> Gara – gara telanjur terjerumus ke alirannya sesatnya radith, saya rela ngantri hanya untuk sekedar melihat tanda tangan Radith di halaman pertama Radikus makankakus saya.-teleng2 pala- btw buku ini adalah buku radith yang bahasanya paling kasarrrr.

buku ii

>> Cinta Brontosaurus adalah buku dimana – menurut saya- radith beranjak dewasa. Ceritanya tetep konyol, cuma ga se-urakan kambingjantan. Trus ada bagian – bagian dia jadi penuh makna n’ misterius gitu. Tak kirain setelah bikin buku ini dia bakal jadi sosok dewasa, serius dan bertanggungjawab gitu! ternyata, bawaan laer mang susye dirobah – robah.

>>>Ni dia nih! Biarin saya set gueddhee, coz dari buku inilah kehancuran generasi muda indonesia dimulai. Pikiran generasi muda kita teracuni kutukan tikus muda sampai kecanduan ciuman gaya swahili.

Dikung…Tobat Dikung!!

*kesimpulannya:

Radikung makankangkung : ati – ati aja deh!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s