Gajah Mada – Buku satoe Langit

Apa kata saya soal Gajah Mada?? Terlepas dari banyaknya kritik para sejarahwan dan budayawan dan -wan -wan lainnya yang terlontar mengenai valid tidaknya fakta – fakta yang terpapar dalam buku ini, untuk saya ini adalah buku yang layak untuk dibaca.  Buku satu dari kelima buku Gajah Mada ini bercerita mengenai peristiwa pemberontakan Ra Kuti dan para Dharmaputera Winehsuka kepada sang Prabu Jayanegara. Diawali dengan munculnya pria bertopeng bersandi Bagaskara Manjer Kawuryan di hadapan Gajahmada, yang mengungkapkan sebuah rencana makar melibatkan pasukan segelar sepapan dan para Rakrian Dharmaputra dengan Ra kuti sebagai pimpinannya, Gajah mada, sang pemimpin Bhayangkara bahu membahu dengan pasukannya menyelamatkan sang prabu Jayanegara sekaligus menumpas para pemberontak Majapahit.

Banyak bahaya yang harus mereka lalui di dalam pelarian mereka, belum lagi adanya ancaman dari telik sandi musuh yang menyusup ke dalam tubuh pasukan Bhayangkara. Satu diantara dua telik sandi itu berhasil dibunuh oleh Gajah Mada dalam pelarian keluar dari Istana Majapahit, ketika kedaton tersebut jatuh di tangan Ra Kuti, namun satu lagi tetap menjadi duri dalam daging pasukan Bhayangkara, yang terbukti dapat menghancurkan mereka setiap saat.

Ditengah minimnya sumber sejarah yang berceritera mengenai peristiwa pemberontakan Rakrian Kuti kepada Jayanegara, Langit Kresna Hariadi mampu menceritakan kembali peristiwa – peristiwa yang terjadi kala itu dengan gamblang, cerdas, mudah diterima oleh kita-kita di jaman ini, seakan – akan demikianlah yang benar -benar terjadi di masa sang bekel Gajah Mada itu hidup dan berkarya. Dengan imajenasinya briliant -nya mulai dari nama – nama pelaku yang aneh sampai detail peristiwa, Ia berhasil menerangi ruang- ruang gelap tanpa kejelasan fakta, dan menjadikannya ceritera mempesona. Selama membaca saya mencatat ada beberapa kata yang sering diulang ulang, yaitu perampokan, pemerkosaan dan pembunuhan, ga papa sie, cuma sekedar mencatat saja.

Membaca Gajah Mada membuat saya seakan mengunjungi ke masa lalu. Masa sebelum Majapahit berjaya, ketika majapahit masih berupa kerajaan biasa tanpa kuasa . Ada perasaan aneh menyelusup ketika saya membaca buku ini, aneh karena saya jadi sadar , di suatu masa jauh sebelum negara ini ada, di tanah yang sama, seluruh peristiwa dalam buku ini pernah terjadi. Gajah mada benar benar ada, demikian pula dengan Bhayangkara nya, dan mereka benar – benar berjuang mempertahankan negaranya, tanpa mereka tau atau awas, bahwa suatu hari nanti negara itu akan tumbuh sedemikian besar dan mereka akan menjadi legenda karenanya.

saya ingin tau bagaimana perasaan mereka kalau mereka tau…tapi mereka tidak pernah tau!

Dan saya bertanya tanya, apakah Negara kita saat ini, yang dengan bangga menyatakan diri sebagai keturunan Majapahit yang perkasa, akan mencapai Kebesaran Majapahit dan dikenang sebagai legenda yang membanggakan oleh anak cucu kita ribuan tahun mendatang? Sama seperti kita bangga memiliki Gajah mada sebagai Pendahulu kita?

Kesimpulan: *bagus banget, worth buying, cuma mahal ‘n banyak, keluarnya hampir barengan lagi huh!

Salam Bolabunder bersungut sungut

One thought on “Gajah Mada – Buku satoe Langit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s