The Amulet Of Samarkand- Yang Pertama dari Trilogi Hebat Bartimaeus

Yang pertama kali menarik perhatian dari buku ini adalah sampulnya. Coba perhatikan baik – baik! Keren kan! Sampul ini membuat Trilogi Bartimaeus: Amulet Samarkand selalu terlihat menonjol diantara buku – buku lainnya. Salut buat yang bikin sampul. Sebelumnya saya beritahukan, kalau anda anda berpikiran buku ini sama seperti harry Potter, tanpa ragu saya katakan, Anda salah!

Memang ceritanya sama sama berkutat tentang dunia penyihir, iya sih tokoh utamanya sama sama yatim piatu, settingnya juga sama – sama di Inggris, dengan Ini saya percaya bahwa Inggris adalah gudangnya para penulis jenius Tapi, Man! this Book is sooo different! Ga ada the boy who lived ataupun the choosen ones. Intinya ga ada superhero. Ga ada dunia Sihir yang tersembunyi, karena dikisahkan saat itu Inggris adalah sebuah kerajaan yang dipimpin oleh para penyihir. Jangan membayangkan akan bertemu dengan kereta kuda dan sapu terbang, karena penyihir di buku ini livin’ large , mereka jalan – jalan di kota dengan mengendarai Limosin lengkap dengan sopirnya, dan bertamasya ke luar negeri dengan Jet pribadi. Kalau Harry potter menggambarkan Wizard seperti tokoh dalam imajenasi anak-anak barat, berjenggot, bertopi kerucut, berjubah dan memegang tongkat sihir sakti, Trilogi Bartimaeus menggambarkan magician sesuai cerita anak-anak timur, hanya orang – orang yang kebetulan cakap menggambar pentacle dan merapal mantra untuk mengikat Demon yang mereka inginkan untuk melayani mereka. Buka mata anda lebar – lebar, dan temukan bgian – bagian menggelitik yang jelas jelas menyindir Harry Potter…

Ide dari kisah ini adalah petualangan (dan persahabatan?) antara Bartimaeus dan Nathaniel. Bartimaeus -Untuk selanjutnya saya panggil Barty- adalah sesosok Jin kelas keempat, berusia 5000 tahun yang pada masa lampau pernah melayani orang – orang berpengaruh di muka bumi. Mulai dari Solomon hingga Ptolemy yang sosoknya akan sering muncul di kisah ini. Berbeda dengan demon-demon lain, Bartimaeus punya ‘otak’ yang ia gunakan dengan baik. Sedangkan Nathaniel -selanjutnya saya panggil Nat- adalah penyihir muda genius, murid yang tidak diakui bakatnya, yang kebetulan juga adalah master yang tidak diinginkan oleh Bartimaeus.

Pertemuan pertama antara Nathaniel dan Bartimaeus terjadi ketika Nathaniel berusia dua belas tahun. Nathaniel secara rahasia memangil Bartimaeus untuk melayaninya dalam usaha membalas dendam kepada Simon Lovelace, Kolega Arthur Underwood (master/guru Nathaniel) yang telah melecehkannya. Nathaniel, yang emosinya masih labil maklum remaja! memberi perintah pada Bartimaeus untuk mencuri Amulet Samarkand, sebuah jimat pelindung, yang ia ketahui dimiliki Lovelace dengan cara ilegal.Tujuannya hanya untuk mempermalukan Lovelace dan memperoleh kepuasan pribadi. Yang tidak Nathaniel dan Bartimaeus sadari adalah usaha balas dendam kecil – kecilan itu dalam waktu singkat akan berubah menjadi malapetaka bagi mereka berdua. Karena Amulet Samarkand bukanlah jimat biasa. Untuk mendapatkan amulet tersebut lovelace sampai membunuh. Amulet itu adalah poin paling penting dalam konspirasi besar yang Ia rencanakan , dan lovelace bukan penyihir bodoh. Dia cerdas, berbakat dan licik, juga memiliki banyak pendukung. Cepat atau Lambat ia akan mengendus keberadaan Nathaniel.

Dan begitulah, malapetaka itu dimulai.

Bartimaeus terus diburu oleh demon-demon Lovelace, ditangkap oleh orang orang kementerian sihir, dan hampir musnah karenanya.

Sedangkan Nathaniel harus kehilangan orang yang paling dikasihinya ketika Lovelace membunuh Underwood dan membakar rumahnya. Mereka berdua melarikan diri, setiap saat bersembunyi, kedinginan dan kekurangan makanan hanya nathaniel yang kelaparan keadaan mereka makin buruk dengan adanya ancaman dari kelompok Ressistance kaum commonner yag memberontak Dengan keadaan seperti itu, bagaimana Nathaniel dan Bartimaeus bisa bertahan dan menyelamatkan dunia penyihir? Kenapa bartimaeus terus mendampingi Nathaniel dan berusaha meyelamatkannya? (mengingat Barty amat sangat tidak menyukai Nat) Well panjang ceritanya..baca sendiri lah !

Makin lama saya membaca, saya makin suka dengan buku ini. Penggambaran karakternya pas sekali,yang baik tidak melulu baik, yang jahat tidak melulu jahat. Nathaniel misalnya, Nat adalah anak yang cerdas, dan sepert lazimnya anak yang cerdas seumurannya, dia sok nge-bos, sok tau, Angkuh, kurang sabar, pendendam,cenderung sembrono, ambisius, licik sedikit licik , ingat gayanya saat menyerahkan amulet samarkand kepada R. Daveraux, cool! tapi seperti yang dikatakan Barty di akhir buku, Nat punya satu hal istimewa,yang harus selalu dijaganya, ketulusan hati. Dan dibalik semua hal keren tentang dirinya, ia tetap seorang anak yang haus kasih sayang, yang mengenali orang dari kebaikan hati mereka kepadanya.

Keren kedua dari buku ini adalah FOOTNOTE. dengan Footnote kita masuk ke dalam pikiran jujur si Barty, dari situ kita bisa menilai dirinya. Ia sarkastik, dan sangat percaya diri,narsis malah, kaya pengalaman dan berkelas. Saya suka bagian-bagian ketika Ia terpaksa salut kepada Nat, sangat menghibur.Ini adalah bagian yang tidak bisa saya dapatkan dari Potter. Selera humornya ber..be..da… Sudah cukup lah kerennya, masih banyak sih yang lain, tapi coba temukan sendiri. Sekarang kelemahannya, apa yah? Mungkin Ketidakberhasilan saya menyelesaikannya dalam dua hari bisa disebut kelemahan. Saya menyelesaikan buku ini dalam satu minggu, cukup lama juga. Entah kenapa, pada awal-awal membaca masih terasa susah untuk memahami and cepat bosan. Mungkin karena gaya penulisannya berbeda dan masih mencoba membiasakan diri dengan footnote- footnote disana sini. Tapi makin lama, makin terbiasa, makin asyik koq.

kesimpulannya:

*Trilogi Bartimaeus: Amulet Samarkand = Good, worth buying

Salam

bolabunder

2 thoughts on “The Amulet Of Samarkand- Yang Pertama dari Trilogi Hebat Bartimaeus

  1. Hahaha…. emang bagian awalnya susah untuk dimengerti.

    Tapi lama2 kita jadi tertarik untuk terus baca.
    Masih baca buku yg pertama nih…. udah beli yang kedua ama yg ketiga, tapi belum dibuka plastiknya…:D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s