Archive for October, 2008

Ellen is Impossible

Here the story goes…

Saya punya seorang teman baru, baru karena baru satu tahun kita kenal cukup dekat. Ia adalah teman seangkatan saya saat kuliah dan sekarang secara kebetulan  ditempatkan di instansi, bagian, dan sub bagian yang sama dengan saya. Mejanya berjarak beberapa langkah dari meja saya. Nama komplitnya Ellen maharani. Merasa kenal? yah, memang ia saya sebut di salah satu post di BUKU-BUKU baru-baru ini.

Ellen Maharani, panggilan sayangnya Elmo,  kelahiran Lampung 1987. Anak ini pinter,  Ia masuk kelas akselerasi di SMA. Waktu kecil hobinya menghitung jumlah parabola yang terpasang di sepanjang jalan antara sekolah dan rumahnya (jadi dia selalu tau kalau ada yang pasang parabola baru) dan mengisi teka – teki silang. Hobi yang aneh! Emmo  nggak pernah tau film Knight Rider dan banyak film kartun anak -anak. Komedi TV yang paling bisa membuatnya tertawa adalah ASAL, itu lho acara yang dibawakan oleh Alm. Taufik Savalas.

Emmo sekarang adalah  salah satu peraih IP terbaik di Spesialisasinya, dosen, sebentar lagi mendapatkan   beasiswa tugas belajar. Pinter kan? Iya Pinter! dan selain pinter Emmo ini juga Impossible!

Impossible  means anak ini benar benar Arrrrrrrrrrrrrrrrrrrgh!

Nggak ada kata yang tepat untuk mendeskripsikannya. Mulai dari bersemangat sekaliDrama Queen , sampai Bedegil, semua sudah pernah di pakai untuk mencoba mendeskripsikan dirinya.

Emmo itu ga bisa bedain mana yang bercanda dan yang nggak. Baru saja terjadi, Dia kami beritahu bahwa Aston Martin, si Mobil 20 M itu punya teknologi nano di bodinya, yang memungkinkan mobil itu untuk memperbaiki diri sendiri jika terluka. Sama seperti generasi baru Kitt dalam Knight Rider, dan Emmo nggak tau mau percaya atau tidak.

Emmo itu orangnya…Introvert (katanya), tapi sekalinya dia mulai terbuka…Beuuuh! seru bener deh kalau cerita. rameeeeeeeeeee aje gile!

Contohnya kemarin, ketika waktu sudah menunjukkan pukul 08.45 dan di beluuum juga kelihatan batang hidungnya di kantor, membuat orang – orang bertanya – tanya, secara dia biasanya datang paling pagi. Akhirnya seseorang mencoba menelpon dia. Jawabnya sederhana. Dia nggak punya air untuk mandi.

Waktu berjalan, dan kami tidak lagi bertanya tanya, meja Emmo tetap kosong sampai jam dinding di dinding menunjukkan pukul sepuluh lebih, dan munculah ia. Kami sedang berada di ruang bendahara kami yang kecil mungil (yang kecil mungil bendaharanya, bukan ruangnya!) dan percakapan pun terjadi :

Mr. BAB :”Udah mandi Mooow?” (senyum2)

Elmoow : “Ya udah lah! (ya ampyuun low nggak tau seh kemaren!” (mata membelalak -belalak)

Ms. I : “Kenapa?”

Elmoow :”Jadi tuh yah, aernya itu mati dari kemaren, pertamanya, kan sore sore tuuuw, sore sore tuuuw! (sambil  nunjuk – nunjuk dan goyang goyang pinggul, bibir mirip cinta laura)

Kami : “……………………………………….”

Elmoow : “jadinya gw ambil aer deeh dari kran depan, dua ember. Eh mamih gw tuh, tiba tiba datteng! trus maw ngebantuin gituuh. Hihihihihi.

Kami : “………………………hehe”

Elmoow :”Dalam hati gw , gw udah mikirr tuh yaaa ‘Ya ampuuun Mamih gueh baikh banget siy. Ya Allah, terima kasih udah ngasih mamih sebaik inni ke elleeeen’ huikshuikshuikss, eleen terharuuuu! (sambil merem2, mencoba menunjukkan mimik muka sendu n goyang2, tangannya entah dimana)

Kami : “…hehehehehahahaha”

Ellmoow : “rus abis itu kan gw mandi, udah seger bangett deh tuh, mandinya kan sengaja ellen lama – lamain, dinikmati gitu (ceria) ….Trus mamih Ellen ngomong…..”(berubah sendu, sambil nggigit – gigit kuku, mata berkaca – kaca, ….boong!)

Kami : ” ……………………….”

Elmoow: ” mami elen ngomong ‘ Nyo (panggilannya elmo) mami juga mau mandi nih, ambilin air juga ya!’
gituuuuuh!!! ‘(kakinya nandak – nandak)

Hwahwahahahaha…hahahahahaha. kami pun meledak tertawa, bukan hanya ceritanya! Tapi nada suara, gaya kepala, tangan dan kakinya, itu loh,  ekspresif sekali. Kamipun meledak tertawa, masih ditingkahi rajukan Emmo yang masih nggak mau nyerah  dengan ceritanya “Mana ellen udah mandi, udah seger, udah wangi. kan jadi keringetan lagi, Ellen tuh kek..kek…ya ampyun mamih tega beneeer siy sama Ellen! trus tetangga tetangga gue tu yang udah pada nikah dibawaiin airnya sama suaminya, Gue bawa bawa sendiri, ihh,ellen  kek yang sakit hattih gituhh!!kan sebeeel siiih!! ih ini malah pada ketawa!…dst…dst…dst…”

Begitulah Emmo, She is just an absolute impossible.


Sambung lagi kapan kapan, kalau ada cerita baru tentang Emmo…………..

Salam

Pratita V. Kusuma

p.s Quote favoritnya Emmo : dGooobloooogkhhhhh.., (sekali ngomong  quote  denda 10 rb, lumayan blenger burger satu)

p.s Poto nya emmo:

emmo juga

emmo juga

Comments (2) »

About : NGOMONGIN TEMAN

Di sini saya akan ngomongin teman-teman saya,  I’d love to share the joys of  friendship  that I consume everyday,  every way  those old pals of mine trying to behave, wicked actions that usually amused me.

Comments (1) »

Yakuza Moon, Impressed!

hi there, read this one!

hi there, read this one!

Yakuza Moon, menurut yang tertera di resensi belakang buku adalah sebuah kisah nyata seorang putri bos Yakuza di Jepang (ya iyalah di jepang!) di tulis  oleh Shoko Tendo,  sang putri Yakuza itu sendiri.

Seperti biasa, I judge the book from its cover, keren nggak-nya cover buku akan menentukan nasibnya di tangan saya. Cover nggak keren buku di tinggal, cover keren buku di bawa pulang (saya bayar dulu kuk!) Kalau ada yang bilang don’t judge the book from its cover or keren nggaknya buku nggak bisa dilihat dari covernya, kalian benar ! Cumaaaa yeah you know lah, first impression usually right, kesan pertama itu penting, mana mau mendekat kalau baru pertama bertemu udah nggak enak dilihat, jadi book publisher semua, please bikin sampul yang keren!

Dari uraian diatas, tau dunk apa yang terjadi pada Yakuza Moon? Ya, anda benar, saya bawa pulang bukunya (setelah dibayar) Secara covernya berhias seorang cewek yang se-badan di tatoo semua, apa nggak syerem tuh! Setelah saya baca, ternyata itu foto aselinya Tendo, Tatoo – nya bergambar Jigoku Dayu, Geisha kelas atas di Jepang. Makin dilihat, tatoo-nya makin cantik. Hmmmmm….keren keren!

Amburadul, adalah kata yang…mengecilkan kalau dipakai untuk mendeskripsikan kehidupan Tendo. Kata yang tepat adalah…apa ya? “Hancur lebur berantakan tersapu ombak badai”? ho, mungkin frasa panjang itu masih belum tepat untuk melukiskan kacaunya kehidupuan Tendo, kosa kata saya terbatas sih. Kalau saudara semua bagaimana? Adakah yang memiliki kosa kata yang tepat untuk menggambarkan kehidupan :

  • anak kecil yang setiap hari melihat ayahnya pulang malam dalam keadaan mabuk diantar oleh  wanita – wanita yang berbeda untuk kemudian memukuli ibunya dan membanting barang- barang?
  • atau Gadis 12 tahun yang baru lulus SD namun sudah menjadi Yankee, bergabung dengan geng, mem-bleaching rambut, menjadi liar di kelas, keluyuran sepanjang malam di jalan dan  menghirup thinner sampai teler?
  • atau ABG yang memberikan  keprawanannya kepada cowok nggak genah hanya karena dia malu masih perawan, hanya untuk dipermalukan setelahnya karena cowok rak nggenah itu bercerita pada semua temannya bahwa sebelumnya Tendo adalah perawan.
  • atau Remaja 18 tahun yang mulai kecanduan narkoba, dan untuk mendapatkannya, juga menolong ayahnya yang bangkrut, rela menjadi gundik salah satu bos mafia.
  • atau wanita yang kemudian memiliki pacar yakuza yang gemar memukulinya.
  • atau wanita yang kemudian memiliki kekasih seorang pria beristri.
  • atau wanita yang ketika hidupnya mulai membaik (setelah menikah dengan  Taka, yakuza muda yang, saya yakin, benar benar menyayanginya) harus menanggung beban hidup dan hutang kakak nya yang bersuamikan seorang penjudi. Sampai akhirnya mengaugurkan kandungannya karena keterbatasan ekonomi.
  • atau wanita yang memutuskan  berpisah dari suaminya, karena tidak tega melihat kehidupan   laki laki itu perlahan ikut hancur apabila terus bersamanya.

What ever it is, toh pada akhirnya Shoko Tendo berhasil bangkit kembali, menata hidupnya di Tokyo , menulis sambil membesarkan putrinya yang berusia dua tahun dalam damai. Pencapaian yang patut mendapatkan teleng – teleng kepala kagum untuk seseorang dengan masa lalu sekelam itu.

Ketika membaca buku ini (sangat detil dan sarat emosi) ada saatnya saya merasa Tendo ini jadi cewek bodoh bener! Sudah jelas di sakiti secara fisik, dilecehkan secara seksual, tetap saja diam. Satu hari ia jatuh ke sebuah lubang, esok harinya dia jatuh lagi ke lubang yang sama, ngga belajar dia itu!

Tapi ada juga saatnya kagum, ketika Ia disakiti satu orang, namun tetap bisa bangkit lagi, untuk disakiti lagi, lalu bangkit lagi, untuk disakiti lagi. Ia disakiti  terus, tapi bangkit juga terus, nggak takut untuk kembali melangkah. Kuat bener ya!

Yes that’s it! Sometimes people said that women act stupidly, another time they said women are weak, now you people, open your eyes! This Tendo is woman, yes sometimes she act stupidly (bet who doesn’t!! ) but she isn’t weak. Plenty of courage is needed to keep moving on after your life fell apart, Tendo practically moves forward, means she has plenty of courage, and courage makes you strong. She’s strong, stronger than any man I ever know. And she’s just a woman….No! Not “she is just a woman”…it should be “because she is a woman”…

Yes, that’s it, she’s strong because she’s a woman.

loves,

bolabunder

p.s wajib dibaca pecinta jepang a.k.a japan-freak sekedar membuka mata, kehidupan disana tidak melulu indah menyenangkan seperti dalam manga-manga dan dorama.

p.s SELAMAT HARI SUMPAH PEMUDA! BERSEMANGAT PUTRI – PUTRI INDONESIA! (ha..gender-ish!)

Comments (3) »

Gege Mengejar Cinta

Pilih mana?

menghabiskan sisa umur bersama orang yang kita sayangi,

atau…

bersama orang yang menyayangi kita??

kalau di tanya begitu jawabnya apa?

Kalau saya sih jelas! Pilih bersama orang yang yang saya sayangi dunk!Terutama kalau dia juga menyayangi saya.

Apalagi kalau orang yang kita sayangi itu seperti Cacanya Gege. Cantik, pintar, rajin solat, nggak pilih pilih teman, jatuh cinta pula sama Gege! Tapi, kalau ada orang lain yang sayang buangets dengan kita gimana dunk, seperti Tia-nya Gege? Mosok di biarin ajah?  ya iya lah!lebih mosok lagi kalo dua – duanya di embat kan!

Adalah kisah tentang Gege, laki – laki 27 tahun, begitu sibuk, sibuk membangun hidup yang bisa ia banggakan kelak ketika tiba saatnya Ia harus berhadapan dengan-nya. Nya adalah cinta pertamanya, satu – satunya wanita yang Ia inginkan di dunia. Gege sibuk, sibuk mengejar cinta lamanya, sampai – sampai ia tidak menyadari ada setumpuk cinta -ready stock- teronggok, menganggur di sisinya, menanti…atau  menginginkan Gege seorang. Gege memuja Caca, hanya Caca.

Adalah kisah tentang wanita bernama Caca, cantik, ayu dan pintar, pujaan semua pria yang normal, mencoba mencari “The One” yang bisa selalu membuatnya nyaman, tidak perlu pintar, tidak perlu ganteng, tidak perlu terlalu berduit, hanya nyaman. Suatu siang yang cerah, tanpa bermimpi apapun di malam sebelumnya, Seorang laki – laki yang memiliki Quality tepat seperti yang di inginkannya, -tidak terlalu pintar, tidak terlalu  ganteng, tidak terlalu berduit, hanya membuatnya nyaman- tanpa angin tanpa hujan (ya iya wong cerah! Kalo ada ujan angin awalnya harusnya ‘Suatu siang yang berbadai’) datang bertandang ke mejanya, menawarkan pertemanan yang lama tertunda. Dan jatuh cintalah Caca kepadanya. Beruntung, Gege,  laki- laki yang  tidak terlalu pintar, tidak terlalu  ganteng, dan tidak terlalu berduit tapi beruntung mendapatkan Caca itu memang sudah lama memujanya. Okeey, jadi Caca Jatuh cinta pada Gege yang memujanya, harusnya live Happily ever after dunk! Kenyataannya? Apalah mau dikata, Caca adalah wanita yang peka, Tidak akan sempurna bahagia apabila merasa menyakiti kaum-nya. Begitulah Ia kemudian pergi, meninggalkan Gege untuk wanita yang tidak bisa hidup tanpa dia, meskipun Gege tidak pernah menginginkannya.

Ada pula kisah tentang Fathia, si pemilik cinta ready stock untuk Gege, wanita yang ‘terlalu-dekat-hingga-tak-terlihat’. Gengsinya sebagai wanita untuk tidak akan pernah mengemis cinta akhirnya terkalahkan ketika Caca kembali muncul dalam kehidupan Gege, terlebih ketika Ia tau bahwa Gege sering salah sebut nama di depan Caca. Harusnya Caca, nyebutnya Tia. Dengan pengetahuan itu Ia memutuskan mengejar Gege. Tia Menginginkan Gege, hanya Gege.

ada lagi kisah tentang ventha, Eman, ipong dan sedabrek figuran lainnya, -termasuk ondel ondel-

Ada juga lagi, kisah dibalik saya akhirnya membaca karya kedua adhitya mulya ini. Kisahnya dimulai dari kawan saya, sebut saja Bunga (BUkan Nama sebenarnGA, nama sebenarnya Ellen Maharani) Dia sedang bingung, tepatnya dibikin bingung oleh teman kecilnya dulu yang mulai kok kok…gitu sih?  (you know what i mean, don’t ya? ini biasa terjadi sama laki – laki dan perempuan  yang berteman dekat, itu loh itu!)

Karena semakin hari perlakuan si Teman kecil semakin aneh pada dirinya, dan dia has no idea (atau ngga mau mikir  ke ’situ’ aja ya?) tentang what’s goin’ on, dan jadi berhalusinasi yang aneh -aneh (termasuk di dalamnya jantung berdebar, mata berbinar binar, nggak enak makan dan bersenandung setiap saat…oke aku berley!),  akhirnya Ia memutuskan untuk melakukan satu langkah besar (atau kesalahan besar?) yaitu mencari second, third, fourth, five opinions :

  • to mba Indah Kurniasari Yasika , wajar, cukup rasional minta pendapat ke mba Inde, secara beliau  paling tua pasti paling banyak ilmunya, not!
  • To Pratita V. Kusuma (Me!!), which is big mistake!
  • To Mas Bayu Auguste Bartholdi (a.k.a BAB), which is bigger mistake!
  • To Jaka Umbara, which is definitely big mistake too!

The Thing is tiga orang terakhir memberikan jawaban yang hampir sama, mirip lah, membuat Bunga sedikit demi sedikit terpengaruh.  Meskipun demikian Bunga mencoba untuk keras kepala (baca: mempertahankan akal sehat) nggak mau ngomong perasaannya yang sebenarnya itu  bagaimanana, akibatnya dia dianugrahi sebagai orang yang:

  • Pesimis (diriku)
  • tambeng (Mas BAB)
  • Bedegil (Jakum)

Bunga pada akhirnya menyerah pada invasi kami, memutuskan untuk membaca Gege mencari Cinta, sesuai anjuran Mas BAB, katanya buku ini bisa mencerahkan, lagian ceritanya mirip cerita Bunga (Bunga=Fathia; teman kecil=Gege, ????) And he’is damn right!

Buku ini membuat saya berpikir…………tentang orang yang saya sayangi, tentang orang yang menyayang saya,……………apakah saya benar – benar jatuh cinta, atau kagum semata…………….apakah dia yang benar – benar saya inginkan, atau memang adanya hanya dia?…………….apakah sifat baik hati tidak pernah sejalan dengan ganteng dan kaya?(Halah!)……….

saya sedang mencari tutup ulir saya yang tercecer entah dimana………bagi yang merasa tutup ulir saya, segera hubungi saya.

Omong2 soal bunga, keknya, sejauh yang saya tangkap ( pikiran saya cekak) akhirnya dia mengikuti petunjuk Fathia………….setidaknya tidak bertanya tanya lagi, ………………Move on Bunga! You’re ROCK Duuud!!! Tenang ajah, kalau benar seperti Tia , sebentar lagi akan datang  pangeran ganteng berkuda jingkrak yang ingin menjadikan dirimu pusat dari alam semesta dimana ia berputar didalamnya. Waaaaaaaaa………..(kedip kedip mupeng)

Seperti bunyi botol dengan tutup ulirnya,….KLIK!

salam

bolabunder,

“takkan lelah mengejar Cinta, karena sudah dipastikan Cinta pasti tertangkap jua, karena Cinta takkan pergi kemana mana…Optimis!”

p.s Adhitya Mulya, akhirnya baca juga bukumu hohohohohoho

To :Bunga, kalau ada salah kronologi nya, benerin yak!

gegegegegege

Cinta Via Tol 10 KM, cinta via gengsi 10000 KM


Comments (4) »

Shanaou Yoshitsune #22, SERI TERAKHIR!!

Heiyya Heiyya Heiyya!!!!

Akhirnya  Komik satu ini tamat juga. Saya mulai baca ini komik semenjak kurang lebih lima tahun yang lalu, saat itu Shanaou sudah sampai seri sembilan atau sepuluh keknya! Dan sekarang baru selesai!! Secara Shanaou ini hanya 22 seri gitu loh, bandingkan dengan Bleach yang dalam sekejab mata sudah sampai ratusan seri! -Btw sekarang Bleach sampei seri berapa sie? sudah males ngikutinya-

Shanaou Yoshitsune  dalam kenyataannya di Jepang sana dikenal dengan nama Minamoto no Yoshitstune, Jenderal muda yang termasyur karena beraneka strategi perang yang dimilikinya. Yoshitsune adalah Pewaris  termuda Klan Genji, Klan yang pada mulanya dikalahkan oleh Klan Heike yang memberontak.

Dalam komik pertamanya di kisahkan  bahwa fakta -akta yang selama ini ada dalam sejarah  dikaburkan dengan ditemukannya satu artefak baru  yang menyatakan bahwa Ushiwakamaru – nama kecil Yoshitsune-   “yang sebenarnya” meninggal ketika ia berusia 16 tahun. Padahal Yoshitstune yang dikenal selama ini meninggal setelah memenangkan pertempuran balas dendam melawan Klan Heike, saat itu usianya sudah menginjak 30. Nah lo? Lalu mana yang benar? Saat itulah Setting komik ini berubah ke abad 12, abad dimana Klan Heike berkuasa, dan Ushiwakamaru yang  berusia delapan tahun menjadi tahanan rumah dalam istana ayah tirinya.

Ushiwakamaru adalah anak yang luar biasa cerdas. Dalam usianya yang masih kanak-kanak  ia telah menguasai berbagai kitab perang. Bahkan menurut kabar burung ia memiliki keahlian meramalkan masa depan. Oleh karena itulah Heike merasa terancam atas kehadirannya, lebih dari kehadiran kakak – kakaknya. Mereka tidak bisa menyingkirkan Ushiwaka dengan terang terangan, oleh karena itu ushiwaka akhirnya hanya dijatuhi status sebagai tahanan rumah.

Nasib baik berpihak pada Ushiwaka ketika suatu hari ibunya bertemu dengan anak jalanan yang sosoknya persis sama dengan Ushiwaka. Begitulah kemudian mereka bertukar tempat untuk beberapa hari. Hyota menjadi Ushiwaka, Ushiwaka menjadi Hyota, dengan begitu Ushiwaka akhirnya bisa melihat dunia, melihat bahwa Heike telah begitu kejam pada rakyatnya.

Ushiwaka membulatkan tekad, ia ingin membangun kembali Klan Genji dan menghancurkan Heike. Ia tau tekadnya itu hampir mustahil dilakukan , hidupnya tidak lama lagi. Ia  sendiri telah meramalkan bahwa ia akan mati kelak ketika ia berusia 16 tahun. Oleh karena itu agar ia memiliki waktu lebih, Ia meminta Hyota menggantikannya lebih lama lagi, termasuk untuk menjadi biksu di Kurama, seperti yang biasa dilakukan putra – putra bangsawan sebelum mereka dewasa. Hyouta setuju, saat itu ia telah  menganggap Ushiwaka dan ibunya adalah saudara dan ibu yang tak pernah ia miliki. Maka Hyouta pun pergi ke kuil Kurama, disana ia di gembleng menjadi seorang samurai tangguh, sebegitu luar biasanya kepribadiannya  sampai biksu disana memanggilnya Shanaou, berarti ia yang bersinar.

Sementara Hyouta di Kurama, Ushiwaka diam-diam tetap tinggal di kediaman ayah tirinya, mengurung diri di perpustakaan, mempelajari strategi – strategi perang yang pernah diciptakan sepanjang sejarah, dan menciptakan strategi perangnya sendiri.

Sesuai ramalan, Ushiwakamaru meninggal di usia 16 tahun. Beruntung, sebelum meninggal ia sempat bertemu dengan Hyota dan memberikan Kitab srategi perang yang ditulisnya selama delapan tahun perpisahan mereka, juga mengutarakan keinginannya untuk membangun kembali Klan Genji. Dengan wasiat itu Hyouta memulai perjuangannya sebagai seorang minamoto untuk membangun kembali klan Genji, di mulai dari satu distrik di j\Jepang yang tidak dikuasai Heike, Hiraizumi.

Komik ini tuh, WOW!!!!

nunggunya bikin gregetan…

Kisahnya bikin Gregetan…..

gambarnya bikin gigit gigit bantal….

gyaahahahahaha

Sumpe gambarnya keren, dari awal sampai akhir tidak menunjukkan adanya penurunan kualitas gambar yang seringkali dijumpai pada komik berating tinggi. Mungkin hal ini yang membuat pembacanya harus menunggu begitu lama untuk mengetahui kelanjutan demi kelanjutan ceritanya. Tapi untuk komik sekelas Shanaou, saya sabar kok menunggu…………………………

salam

bolabunder

Comments (16) »