Archive for June, 2008

TWILIGHT

Sedang dalam proses menuliskannya, harus sungguh – sungguh nulisnya karena buku ini istimewa...

Sekarang udah selesai lho review nya.

As i said before buku ini istimewa, sumpah keren! Susah ditebak, saya nebak – nebak salah melulu.

Berikut adalah daftar tebakan saya….

Pertama, dibelakang buku kan ditulis, salah satu dari tiga hal yang dipercayai Bella adalah bahwa Edward adalah seorang vampire. Dari situ saya nebak, “Aha, berarti ceritanya bella itu suka sama Edward, dia curiga edward itu Vampire, Jadi buku ini bakal muter seputar mengungkap jati diri Edward sebagai vampire, and gara – gara percobaan pengungkapan kevampiran Edward itu Bella jadi terancam bahaya. Yayaya Tipikal! Habis nebak gituh kan saya beli tuh ya, saya baca, dan saya ber - nah lo nah lo! Lha ini belum separoh halaman, si Bella sudah tau kalau Edward itu vampire, and ndak ada satu bahaya pun menghadang dalam proses pengungkapan jati diri tersebut! lha wong Edwardnya saja ngaku dengan mudahnya, dan mereka Jadian, udah gituh, smooth bgt!

Kedua, beberapa bab setelah pengakuan Eddie -cieh eddie- mengajak Bella berkunjung ke rumahnya, katanya mau dikenalin sama keluarganya. emang ini cowok baik, mana cakepnya ndak kira2 . Di bab itu saya nebak lagi Aha, bau baunya keluarganya Edward ada yang ndak suka sama Bella, trus orang itu akan mencelakai Bella. Keknya si Rosalie tersangkanya, kan dia dulu dijadikan vampire buat jadi pasangannya Edward, tapi Edwardnya ndak mau. Fufufu pasti deh gituh” Well, saya salah lagi. Keluarganya Eddie selain vampire ternyata amat sangat welcome sekali terhadap manusia. Rosalie ndak begitu ramah memang, tapi dia OK.

ketiga, sebagai vampire tua (umurnya seratus tahun lebih) , saya pikir si Eddie ini bakal cool banget, pendiam, bijaksana. Big mistakei, Kelakuannya Eddie ternyata ndak beda dari Bella yang baru berumur 17. Model pacarannya juga kayak ABG – ABG.

Keempat, yang ini bukan tebakan siy, cuma mitos yang melekat kuat di alam bawah sadar saya saja. Dari saya lahir dulu (duilee Hiperbolis bo!) setau saya, yang namanya Vampire itu -mulai dari vampir cina sampai drakula- takut sama sinar matahari, kalau kena sinar matahari kalau beruntung ndak mati, kulitnya bakal meleleh dll. Ternyata….memang Eddie dkk ndak mau juga keluar ketika matahari bersinar terik, tapi alesannya itu lho...pleasee deh, for the heaven shake!

Kelima, ketika hanya tersisa beberapa lembar untuk dibaca, akhir ceritanya tuh belum jelas! Kemungkinannya masih buanyak. Tebakan saya juga banyak “Satu, si Bella mati. Dua, Bella jadi vampire. Tiga, Bella selamat. Empat, Bela selamat tapi Edward pergi…atau mati. Lima, salah satu keluarganya edward mati. Enam, Tujuh, Delapan,…. dst…. dst.”

sebel saya……. tapi suka….

kesimpulannya :

*Twilight : a must have


Salam

Bolabunderrrr…rerrr


Sekarang Lagi baca New Moon

Sedikit Telat memang,

coz Gramedia Bintaro sempat kehabisan persediaan.

jadinya dapet cetakan keduanya, hiks,

mana harus nunggu 2 minggu!!

semoga saja buku ini worth waiting….

Comments (3) »

kutha Sala

Saya maw pulang ke Sala lagi, besuk hari jumat sore. Dari Lebak bulus naik Raya sama Yash. Sebenere ga boleh pulang sama ibu, secara minggu lalu juga pulang. Kata Ibu “Tar cape , Ta!”

Huu, ibu aja yang ngga Tau, mana mungkin cape kalo perginya ke Sala. Tiap minggu kalo mungkin, saya asik – asik aja :P

Saya biasa mengatakan kepada teman – teman kalau Kampus saya ini adalah dunia mimpi, safe zone. Disini selalu menyenangkan, damai dan melenakan -terlihat tenang tapi sebenarnya waktu berjalan dengan kecepatan cahaya, sampai saya bertanya tanya, “kemana perginya waktu?-. Lama – lama disini logika saya jadi kabur, ngga bisa berfikir jernih, lebih sering terbawa esmosi. Prioritas – prioritas hidup yang saya rencanakan juga jadi tidak mantap lagi posisinya di hati, goyah oleh ide-ide yang muncul dari perbincangan antar teman. Yang membuat saya berkeinginan untuk kompromi, untuk merubah prioritas itu sedikit, hanya sedikit tapi sering, sampai akhirnya melenceng jauh.

Dan itulah saatnya saya merasa harus pulang. Untuk sekedar mendapatkan secuil akal sehat. Karena dalam pandangan saya, Sala meskipun kecil adalah gambaran dunia nyata. Dimana segala sesuatunya tetap bergerak meskipun tanpa terburu – buru, berjuang untuk meramaikan kehidupan dengan tetap terikat pada tradisi. Sehingga setiap denyut hidupnya masih mungkin teraba untuk dinikmati.

Di Sala, satu hari itu rasanya lamaaa sekali. Saya bisa keliling kota, keluar masuk keraton, tersesat entah dimana, wisata kuliner, dan akhirnya pulang kerumah dengan belanjaan memenuhi tangan dalam satu sore, lelah tapi puas :)

Hebatnya lagi, setiap kali saya menginjakkan kali di Sala, semua pikiran – pikiran aneh -baca ;ide – ide baru saya rasanya langsung menjauh, meninggalkan saya tanpa jejak. Prioritas- prioritas lama kembali kokoh posisinya. Saya merasa dilahirkan kembali! halah. Saat itu hanya ada saya dan pikiran saya, merdeka tanpa pengaruh orang lain.

Ke sala besuk, saya mau keliling kota lagi, foto foto pake canon ixus 860 saya yang masih gress yang dengan bodoh charger nya saya tinggal di sala. Kemaren masuk kraton cuma moto  kyai Slamet oleh-oleh buat teman sekantor yang ngefans. Huff…..

salam

bola bunder,

sangat bersemangat pulang lagi…hurray

Leave a comment »

A Walk To Remember

Ceritanya mirip sama P.S. I love you. Hehehe ngga lah, kebalik, P.S I love you yang mirip sama a Walk to remember. Saya membaca buku ini untuk pertama kalinya bertahun-tahun yang lalu. Kan buku jadul tuh. Iseng saja, eh ternyata bagus. Trus coz sudah lama jadi rada – rada lupa ceritanya. Tapi kemarin pas pergi ke rentalan DVD, saya ketemu sama film nya, dengan judul yang sama. Iseng – iseng lagi saya pinjem, Eh ternyata bagus!

Bagus!!

Kesimpulannya:

*a walk to remember : a must have

Quote:

*Our love’s like the wind, i can’t see it but i can feel it – L.C.-

c ya

bolabunder – Baguss!!-

Comments (1) »

Sebait pengakuan………….

(Maaf sebelumnya, pengakuan saya ini sebenarnya ada beberapa bait)

******

Hiks…hiks..

hiks…hiks…

hiks..sebenarnya, saya maluu mengakuinya, maluuuuu sekali, tapi sungguh berat rasanya kalau harus terus menerus hidup dengan menutupi kebenaran ini…..saya sudah tidak sanggup lagi!

Bukan-bukan! Pengakuan saya kali ini bukan soal apakah saya sebenarnya cewek atau cowok! atau apakah saya menyukai cewek atau cowok. Itu semua ngga penting dibandingkan hal yang sebentar lagi akan tersebar ke seluruh penjuru bumi.

Sahabat – sahabat maafkanlah saya yang hina ini, mungkin pengakuan saya ini juga akan membuat kalian tidak dapat berjalan dengan kepala tegak, dengan lubang hidung menghadap keatas lagi. Kemungkinan besar orang tua kalian juga akan melarang kalian berteman dengan saya. Tidak apa – apa, saya mengerti apapun keputusan kalian. Que sera sera, yang harus terjadi terjadilah………..yang pasti hari ini akan menjadi sejarah.

humph ffff…hari ini saya beberkan bahwa selama lebih dari tiga tahun ini saya telah terjerumus ke jurang gelap tiada berdasar, yang memberikan tiada kemungkinan sama sekali untuk kembali, seperti saya yang yang masih lugu, dahulu. Sungguh sebenarnya ini bukanlah kehendak pribadi saya. Ada orang di luar sana yang harus bertanggung jawab atas aib ini. Orang yang saya yakin tidak menyadari kehadiran saya, tapi sungguh semua ini adalah salahnya. Dahulu saya masih terlalu lugu, polos, innocent, bodoh dan imut untuk menyadari bahwa secara tidak langsung orang tersebut sebenarnya tengah memikat saya, dan sedikit – demi sedikit mendorong saya ke jurang kenistaan tersebut.

Sahabat-sahabat, saya sungguh menyesal karena telah ia perdayai. Memang orang ini maha dasyat rayuannya, Dia selalu bisa membuat saya tertawa . Tawa bukan sembarang tawa, tapi tawa lepas bak anak2 sedang main hujan – hujanan, dan tawa anak – anak yang sedang dipatuki ayam. Orang ini sanggup menyajikan kenikmatan tiada tara, membuat saya lupa untuk bersopan santun, dan berlaku sesuai tatakrama terhadap sekeliling saya.

Maka dari itu saya tekankan pada sahabat – sahabat yang masih belum ternoda , saya amanatkan kepada kalian semua, jangan ikuti jejak saya. Jauhilah orang yang telah menjebak saya ini, sahabat. Larilah selagi kalian bisa, bahkan ketika namanya saja terdengar di kejauhan. Hindarilah menyebut namanya bahkan ketika kalian bermimpi, karena ia memang sering menghantui mimpi anak – anak tak berdosa. Selamatkan diri kalian wahai sahabatku, selamatkan diri kalian dari dia!!! SELAMATKAN DIRI KALIAN DARI RADITYA DIKAAAAAAAAAAA…Aw……..Aw……….Aw………..Aw!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Sayang sungguh sayang, nasi telah menjadi bubur, kesalahan saya ini tidak dapat dianulir lagi. Terlanjur cinta, mau bagaimana lagi! Biarlah..biarlah..waktu yang akan menjawabnya. Sesungguhnya isi adalah kosong kosong adalah isi. Mau kambing jantan apa babi ngesot, sudah cinta, biar ga mutu, tidak bisa ditawar lagi.

salam,

bolabunder kelenger….

buku terakhir

>>> dengan lahirnya Babi ngesot, Raditya Dika membuktikan bahwa meskipun sekian tahun berlalu, ia tetap menjadi orang terbodoh di Indonesia. Ngakaknya babi ngesot ini bukan karena lucu lugu seperti kambing jantan, tapi karena kepiawaian radith dalam menulis yang semakin mantaB!-lhah, saya muji kambing!God i need my fix-

radikus

>>> Gara – gara telanjur terjerumus ke alirannya sesatnya radith, saya rela ngantri hanya untuk sekedar melihat tanda tangan Radith di halaman pertama Radikus makankakus saya.-teleng2 pala- btw buku ini adalah buku radith yang bahasanya paling kasarrrr.

buku ii

>> Cinta Brontosaurus adalah buku dimana – menurut saya- radith beranjak dewasa. Ceritanya tetep konyol, cuma ga se-urakan kambingjantan. Trus ada bagian – bagian dia jadi penuh makna n’ misterius gitu. Tak kirain setelah bikin buku ini dia bakal jadi sosok dewasa, serius dan bertanggungjawab gitu! ternyata, bawaan laer mang susye dirobah – robah.

>>>Ni dia nih! Biarin saya set gueddhee, coz dari buku inilah kehancuran generasi muda indonesia dimulai. Pikiran generasi muda kita teracuni kutukan tikus muda sampai kecanduan ciuman gaya swahili.

Dikung…Tobat Dikung!!

*kesimpulannya:

Radikung makankangkung : ati – ati aja deh!!

Leave a comment »

Septimus Heap : MAGYK

Saya beli dengan Magyk ini karena lihat sampulnya juga keren. Trus saya juga sempat baca versi inggrisnya dikit, kayake menarik gitu, juga karena di belakang bukunya – itu lo tempat cerita singkat- ada komentar dari Kirkus Review, ‘Hati – hati Harry ada penyihir muda yang sedang naik daun’ Wow gitu pikir saya saat itu. Kayaknya oke banget nih. Eh ternyata, salah saya. Pernyataan kirkus review itu menurut saya berley baget -berleybihan maksudnya- jadi, kalau diasumsikan terjemahannya dalam bahasa indonesia memang baik dan benar, buat Mr. Harry James Potter saya beri tahukan, “Mate, kamu ngga perlu khawatir, sampai jaman Hong juga dirimu nggak akan bisa disaingi sama Septimus Heap.” Menurut saya buku ini terbit 10 tahun terlalu cepat meskipun hanya untuk sekedar bersaing dengan Harry Potter.

Sebenarnya cerita nya ngga jelek, tapi juga nggak baru. Dimulai dari malam ketika Silas heap-seorang penyihir biasa- menemukan bayi perempuan . Di Malam ketika Silas menemukan Bayi perempuan itu, Ia kehilangan bayinya yang baru lahir. Septimus Heap, sang Putra ketujuh dari putra ketujuh yang diyakini memiliki bakat magyk luar biasa di kabarkan meninggal sesaat setelah dilahirkan. Demikianlah akhirnya Jenna – nama si bayi perempuan- dipungut sebagai anak ketujuh dari keluarga Heap, menggantikan Septimus sekaligus menjadi satu – satunya anak perempuan di keluarga itu.

Selama 6 bulan pasangan Heap terus bertanya tanya, siapa sebenarnya bayi perempuan yang mereka temukan membiru diantara salju. Hingga suatu siang Sally, sahabat sarah Heap bergosip tentang kisah Sang Ratu yang dibunuh oleh wali utama istana. Alther, penyihir luar biasa yang meninggal bersamanya, dan Putri kecil yang menghilang pada saat bersamaan, saat itu taulah sarah siapa putri kecilnya itu sebenarnya.

Sembilan tahun yang damai berlalu. Hingga pada hari ulang taun Jenna yang ke sembilan, kamar keluarga Heap -keluarga heap tinggal disalah satu kamar di rumah panjang di sepanjang sungai- kedatangan tamu. Marcia Sang penyihir luar biasa, murid sekaligus pengganti Alther, datang mengabarkan bahwa wali utama telah mengetahui keberadaan Jenna, dan mengirimkan pemburu untuk membunuhnya.

Lanjutan ceritanya, intine Marcia dkk berusaha menyelamatkan diri dari pemburu. Trus ternyata Septimus itu blum mati, trus gimana??

bacalah sendiri

Not bad kok, mantranya lucu2, aneh.

kesimpulannya

Septimus heap; Magyk : Quite worth buying

salam

bolabunder, hari jumat pagi pake batik

Comments (2) »