Howdy…..

Howdy…..

Selamat datang di Bobubaca mate….  ^^

Untuk memudahkan pencarianmu, silahkan klik halaman ” Katalog Buku Bobu”  di:

sidebar sebelah kanan…

atau di header bobubaca….

atau di bawah ini…

KATALOG BUKU BOBU

Terima kasih, semoga penelusuranmu hari ini membawa hasil yang menggembirakan…


salam,

Bolabunder

::Bobubaca::Bolabunder Baca Buku Bo! ::

Comments (1) »

Dua Ibu, Arswendo Atmowiloto

Hiyya People…

too much sunshine for my taste.. but overall it’s been a good week, more over we’are heading to the longest weekend in July…

Malam  Minggu lalu saya ke gramedia (nasibnya jomblo oh..oh XD) Saya cuma berniat untuk sekedar melihat lihat saja. Niatnya mau berhemat gituh! Kan kalo nongkrong di gramed jadi terhibur gratis hehehe.

Sebenarnya niat hati yang mulia itu bisa dengan mulus terlaksana, seandainya saja tangan ngratil saya ini  diikat kuat kuat. Tapi nasi telah menjadi bubur, begitu tangan ini nggak sengaja menyentuh sampul buku “Dua Ibu” buah karya Pak Arswendo, saat itu juga kutukan menimpa saya. Kutukan harus punya namanya

Tangan saya nggak bisa lepas dari buku itu. Mata terus bergerak dari halaman satu ke halaman berikutnya, setiap halaman yang terbuka membuat saya semakin dikuasai oleh kutukan tersebut. Setiap bait kalimatnya melenakan, membuat saya nggak lagi ngeh terhadap sekeliling. Untung ada orang dudul yang nggak sengaja menyenggol bahu saya, sehingga saya mampu keluar dari trans yang saya alami.

Berlebihan kah saya?

Nggak, saya  tidak sedang hiperbolis. Coba saja sendiri. Saya jamin sejak kalimat pertama, tanpa sadar  anda  akan terhanyut dalam kisah tersebut.

Dua ibu adalah novel yang sederhana. Isinya  sederhana. Menceritakan seorang ibu, tentu saja dan keinginannya membahagiakan buah hatinya. Sebenarnya banyak cerita serupa yang pernah ditulis. Di Indonesia maupun di luar negeri sana, jaman ini ataupun puluhan tahun yang lalu.

Tapi…

Mungkin anda belum menyadarinya, atau seperti saya yang baru saja menyadarinya? Dalam dunia literatur, ternyata bukan hanya kisah cinta romantis yang selalu laris manis . Para Ibu, ternyata selain memiliki kasih sepanjang masa untuk anak-anaknya, juga memiliki kisah sepanjang masa yang selalu berhasil mempesona para pendengarnya.

Ketika membaca sebuah cerita romantis,  akan banyak suara berpendapat yang terdengar. Ada yang pro, ada yang kontra. Ada yang berkata ‘luar biasa’ ada yang berkata ‘picisan’ saja. Tetapi jika sekelompok orang mendengar satu kisah sederhana tentang kasih Ibu, semuanya akan terdiam. Dan dalam diam mereka itu kita semua tahu (anda-pun pernah merasakannya kan?) sebersit rasa haru sedang menyelinap dalam kalbu, membuat kita tak bisa lagi berkata kata, bahkan terkadang sampai menitikkan air mata…atau nangis gulung-koming??

memang banyak cerita tentang Ibu yang telah di tulis dan di publikasikan. Namun di luar sana masih  banyak sisi Ibu yang belum berhasil dikisahkan.

Arswendo memanfaatkan fenomena tersebut, bahwa tidak seorangpun yang bisa menolak daya tarik sebuah cerita tentang ibu. Ia membuat novel Dua Ibu.  Ia membeberkan secara gamblang, dalam frame budaya jawayang kental,  dengan alur yang sangat mudah dimengerti namun tetap unik,  satu lagi bentuk kasih sayang seorang Ibu.

Katanya “Dalam kehidupan ada dua macam ibu. Pertama, ialah sebutan untuk perempuan yang melahirkan anaknya. Kedua, ialah sebutan untuk perempuan yang merelakan kebahagiaannya sendiri buat kebahagiaan anak orang lain, dengan rasa bahagia pula”

Pada suatu titik dalam buku ini dikisahkan bagaimana sang anak harus merelakan ibunya untuk melakukan segala usaha sekedar untuk membuat sang anak merasa bahagia, padahal ia tahu setelah itu sang ibu harus menanggung kesusahan yang teramat sangat.

Sang anak tidak dapat melakukan apa apa, karena kegiatan membahagiakan anak meskipun menyusahkan diri sendiri itu adalah satu -satunya hal yang dapat membuat sang ibu -yang Ia cintai dan Ia hormati, yang tidak melahirkannya tapi merawatnya sepenuh hati- bahagia.

Ahh, dilema-dilema…Ahh, Ibuu!!

salam

bolabunder kangen ibu

Comments (5) »

Gw pingin nulis review….banyaaaaaaakkk…
tapi tar gw dituntut ga ya kayak bu prita yang malang itu..
ah keknya ngga bakal deh!
book author n book publisher kan pasti lebih cerdas dan ga sepicik RS OMNI ituh ya…
mudah mudahan…mudah mudahan…
hehehehe

Leave a comment »

Garuda Di Dadaku

Garuda di dadaku,,
Garuda kebanggaanku
Kuyakin hari ini pasti menang!!!

waaaa,, kalo mendengar lagu itu rasanya bulu kuduk langsung meremang,,
secuil rasa nasionalisme yang nyempil di sudut jiwa tiba tiba membengkak jadi superr gedhe!
hiks hiks, jadi pingin terharu…

btw, kemarin saya sudah meliahat film – nya looh!!
bagus? bagus?
iyaaaaaaaa……!
(palagi dibandingin KCB..ups!)

bole bole ya cerita pilm disini, kan garuda didadaku ada bukunya juga tuh…

Cast- nya Oke!!

Mau yang anak anak,  -si Emir Mahira (Bayu), Aldo Tansani (Heri), Marsha Aruan ( Zahra)-

ataupun  yang orang gedhe  -Maudy (ibu bayu) , Ari Sihasale (pak Johan),Ramzi (sopir heri)-

dan kakeh kakek -Ikranegara (kakek bayu,yang dulu  pak harfannya Ikal)-


aktingnya bagus,  perannya kerasa ‘kena’ gitu!

si zahra, waktu dia pertama  muncul di kuburan rasanya spooky abis, sampai deg – deg-an saya!

sopirnya heri gokil, sukses memberi efek buah segar di film ini.

Bayu khas banget anak anaknya,waktu main  bola wuzzzzzzz!!!! Trus anaknya pantang menyerah, sayang sama keluarganya, teladan yang baik mungkin,  kecuali fakta dia  sering banget bohong.

Kakeknya Bayu? jangan ditanya deh,  si bapak Ikranegara ini sudah ditakdirkan jadi pemain watak dari lair (ihh sok ngerti banget!biarin deh!) waktu kakeknya bayu marah, suaranya itu loh, ya olooh, untung ga copot jantung saya, untung ga punya kakek segalak dia wkwkwkwk

Two Tumbs up buat penulis skenarionya, ceritanya mudah dimengerti, sakit perut saya ketawa tawa.Alurnya naik turun, jadi banyak deg – deg-annyadan banyak konyolnya, sakit perut saya ketawa tawa. Trus ‘quote2nya’  bagus bagus, nyentil lagi, jadi berasa ehm!

konfliknya sederhana, ehm..terlalu sederhana sebenarnya,fokjadi berasa sedikit bosan dan lamaaaa,  sebenarnya banyak konflik baru yang bisa dimunculkan, seperti :

-heri yang orang tuanya super sibuk

- ekonomi keluarga Bayu pasca ibunya diberhentikan

- bayu yang mendapat musuh di SSI

- atau bayu yang kesulitan belajar teknik bola yang benar

tapi nggak tuh, kofliknya ya cuma di larangan kakeknya bayu, itu aja!  Bayu dari awa sudah digambarkan sebagai jenius sepak bola, ga mungkin kalah, kendalanya cuma satu, ya itu kakeknya…..mungkin sengaja di buat seperti itu ya, jadi anak – anak yang nonton bisa ngerti…

ah memang saya ga oke nulis review film…liat saja ya, recommended ini pemirsa!!


byee..

bolabunder menunggu   KING

nyanyi lagi ahhh :……

Garuda di dadaku,,
Garuda kebanggaanku
Kuyakin hari ini pasti menang!!!

HiDUP IndONeSIA!!





Comments (3) »

Botchan

Hey People,,

Sunny Sunday it is, not too hot tough…It’s nice and warm and that’s why til now  I’m still in my pajamas :lol

but lemme assure you that  I’ve taken a bath,  this morning okey! not yesterday.

Just in case…


I’m gonna write about BOTCHAN today

in indonesian…

Botchan adalah karya klasik Natsume Soseki, yang katanya adalah seorang penulis kenamaan di negerinya sana. Dibuat di tahun 1906, lima tahun setelah Soekarno lahir.(heh??)

Botchan adalah  panggilan sayang untuk ‘tuan muda’ yang dihiasi rasa sayang dan kedekatan. Tokoh utama novel ini dipanggil Botchan oleh pengasuhnya yang sudah renta, meskipun ia sendiri sudah tumbuh menjadi lelaki dewasa. Nama aselinya malah saya lupa siapa.

Di cover belakang buku disebukan bahwa  BOTCHAN mengisahkan pemberontakan seorang guru terhadap ’sistem’ di sebuah sekolah desa. Novel ini dinyatakan sebagai novel yang sangat populer, bahkan mungkin merupakan novel klasik paling banyak dibaca di Jepang modern.

Katanya lagi ceritanya dituturkan dengan  humoris.

Saya ngga tau itu benar atau tidak :P kan selera humor kita  beda dari orang jepang sana.  Yang jelas sih saya nggak tertawa membacanya. Tapi secara keseluruhan novel ini memang cukup menggelitik nurani. Terutama bagian ini:

Di kisahkan si Botchan ini adalah orang  Edo yang mendapatkan pekerjaan sebagai guru di desa pelosok. Nah, sebagai guru baru dan orang edo,  disana dia sering dikerjai murid muridnya. Mulai dari tulisan di papan tulis yang jelas – jelas mengolok olok dirinya sampai puncaknya inside belalang yang dimasukkan ke dalam selimutnya. Botchan marah, sebagai orang edo yang terkenal berterus terang, dia segera  mengintrograsi setiap murid, mencari tahu siapa pelakunya. Tapi murid muridnya cuma bisa menggeleng dan bilang “tidak tahu” Saat itulah Botchan memikirkan hal hal dibawah ini:

‘Sungguh gerombolan yang menyedihkan. Kalau tidak punya nyali mengakui tindakan yang telah mereka lalukan , seharusnya sejak awal mereka urung melakukannya. Sejauh aku tidak bisa menunjukkan bukti, mereka berniat memasang wajah batu dan memungkiri semua kenyataan .

Aku juga melakukan beberapa kejahilan di Sekolah Menengah , tapi ketika para guru bertanya siapa yang bertanggung jawab, selayaknya lelaki aku selalu mengakuinya.Kalau kau melakukan sesuatu, maka kaulah si pelaku, kalau kau tidak melakukannya kau bukan si pelaku. Sesederhana itu.  Meski membuat kekacauan, setidaknya aku selalu jujur. Jika aku berniat berbohong supaya terbebas dari konsekuensi, sejak awal aku tidak akan bertindak. Kenakalan dan hukuman tidak bisa dipisahkan.

Mereka datang ke sekolah, berbohong, melakukan kecurangan dan mengendap endap dibalik kegelapan, melakukan muslihat pada orang , lalu ketika meraka lulus mereka akan berjalan penuh kebanggaan, terjebak dalam pemikiran keliru bahwa mereka telah memperoleh pendidikan. Dasar Sampah Masyarakat!’

Ngerasa nggak? Anak – anak kampung yang di ajar oleh Botchan ini, persis seperti mayoritas pelajar indonesia?(saya juga keknya) Berani, kalau nggak ketahuan.  Hanya mau mengaku nakal  kalau sudah tertangkap tangan atau di sidang di ruang guru berjam- jam.

Ada nggak  bocah nakal yang suatu sore dengan sengaja ngempesin ban mobil kepala sekolah  karena kesal dimarahi, lalu ketika keesokan harinya, saat upacara,  sang Kepsek  bertanya  ’siapa yang berani berani ngempesin ban mobil saya?!’ si  bocah bandel itu maju dengan dagu terangkat, lalu mengaku ’saya pelakunya pak!’

Ada ga? Kalau ada pasti gurunya melongo dulu deh. Trus teman temannya, kalo ngga kagum ya bakal membatin ‘ bego banget!’

Trus tadi, apa kata Botchan untuk orang orang yang tidak jujur untuk menghindari konsekuensi?

Ya, Sampah Masyarakat!’

Salam,

Bolabunder

Pingin punya anak badung tapi jujur






Comments (3) »

PR dari C’est Moi!

Howdy People,,

Sekitar berbulan bulan lalu, saya dapat PR dari C’est Moi! ,  Namun baru bisa ngerjain sekarang (padahal PR kuliah saja belum dikerjain hiks!)

Jawab pertanyaan di bawah ini dengan gambar dari google, harus post gambar di halaman pertama yang muncul sebagai jawaban. Yah, begitulah kira-kira peraturannya.

1. THE AGE OF MY NEXT BIRTHDAY


How many is 18 + 6 ?

well yeah 24…..Gee  old maid I am!!

but I’m an 18 years old too…I”ve even wondered my self,, will i ever grow up and take the responsibility of an adult? Being a young adult is too much fun, and who doesn’t love fun?


2. A PLACE (OR PLACES) I’D LIKE TO GO TO?


may may..France it is, from there I can continue to UK, or Spain, or German, or Italy, or….mmm, wew  France first!

3. A FAVOURITE PLACE?

above is my favourite type of bedroom, one with big windows right beside the bed, where I can curl up in comfy quilt for a whole day reading and enjoying the sun light.

4. FAVOURITE FOODS (and baverage)

Soto (Light one), Fuji Apple or orange  and water with ice

5. FAVOURITE THING

Fill my back pack with  notebook, camera, water, apple, books, cellular, purse,  few pieces of clothing and…

TADA!!!

Here I am ready to go everywhere.. hands free!!

6. A FAVOURITE COLOURS

cRimson and White, I Love Indonesia!!


7. WHERE I WAS BORN

Solo, The City Of Heritage


8. A CITY I’VE LIVED IN,

Bintaro


9. A NICKNAME A HAVE

Just likes those stars, there are too many nick name to be named..Tita, Ti2t, NtonX, Pra, Pratit, Tha, Ndul, Honey, Nduk whatever bla bla blah!!


10. COLLAGE MAJOR


I’m A BuDget-Holic
12. A BAD HABIT

Lazy Monster ROCK!!


13. NAME OF MY LOVE

‘A’ stands for…..”Ada Deh!” hehehe

14. WISH LIST

I’ve ever seen this  ‘Moon Halo’ once in my childhood. Boy, it was many ways more beautiful than that picture above. Definitely  the most beautiful scenery  I’ve ever seen,  definitely something I won’t forget for the rest of my live, nothing to compare.

So I wish I’ll be  able to see the ‘Moon Halo’ one more time and  hopefully,  share it with my most favourite person in this whole wide world.


regards,

Pratita V. Kusuma

notes:

Next, these people who i mentioned below have to do this homework too :

1. Asop

2. Azzie

3. Deby

4. Uphi

5. Mas Ichsan

6. Kaka

7. Emmo atau ellen Maharani



Comments (2) »

Fantastic Beast and Where to Find Them

Howdy People..

Senangnyaaa, akhirnya setelah minggu-minggu penuh kerja, dinas luar (ato dinas liar?) dan kuliah, saya bisa jalan-jalan sejenak. Ndak  jauh  sih perginya, cuma ke Plaza (aihh,,ndak  kreatip banget deh, tapi irit hehehe)

Di Plaza ngapain?

mmm..main  ke….gramedia :)

Whatever lah, yang penting senang, melihat jajaran buku  baru itu aja sudah cukup bikin hati ini ‘adeeem’

Jalan -jalan-jalan, sepasang mata bola  yang rabun ini tertumbuk pada buku tipis bersampul merah dengan label nama bertuliskan ‘Property of Harry potter’ . Eeeh, Fantastic Beast and Where to Find them, muncul lagi!! beli?? nggak lah, sekarang pesen onlen saja,  hemat sampai 15%.  Kalau beli 5 buku, total diskonnya bisa buat beli satu buku lagi, asik asik deh!!

Fantastic Beast and Where to Find Them karya Newt Scamander  adalah buku untuk pelajaran Pemeliharaan Satwa Gaib di Hogwarts School. Buku yang diterbitkan untuk muggle disadur dari buku milik Harry Potter ditahun ketiganya, so jangan heran kalo di dalamnya banyak corat-coretan tangan karya Harry dan Ron.  Bukunya pertama kali terbit di Indonesia waktu saya  (kalo ga salah) kelas 1 SMA, jadi kira-kira tahun  2001/2002. Mendapatkan buku ini cukup susah, harus nitip mas Jamal, kakaknya Azzie yang kuliah di Jogja.  Jaman itu, di Solo tuh  belum ada toko buku gedhe, cuma ada ‘Toko Buku Sekawan’ yang nyempil di ruko (udah susah, ilang lagi, padahal cetakan pertama). Harganya 14 Sicke , 3 Knut, saat itu setara 10rb rupiah, eh sekarang setara dengan  15rb rupiah. Kalau 1 Galleon = 17 sickle = 29 Knut, berarti inflasi rupiah ke galleon, sicke dan knut  dari 2001 – 2009 berapa? Nilai tukarnya sekarang berapa? hayoo Potteraholic.. hitung dunk!!

Buku ini :

1. Keren,, ya keren, wong isinya adalah detail kehidupan hewan- hewan fantastis yang memang sudah keren dari sononya. Mulai dari yang lucu imut-imut macam Pigmy Puff (Ginny punya itu lo, yang beli di Sihir Sakti weasley), aneh macam monkeskein (Hadiah ulang tahun Harry yang ke-17 dari Hagrid),  cool macam Buckbeak the Hippogriff sampai nakutin macam Aragog The Acromantula dan jahat macam Basilisk. Dan banyak..banyak..banyak binatang  lain yang pasti kereeen kalau dijadikan peliharaan_^

2. Kocak,, ya,   kocak coz oret oretan ngga jelasnya Harry dan Ron . Harry memang berbagi bukunya dengan Ron, coz bukunya ron hilang entah kemana. Realita yang sempat membuat geram er-my-knee dan menjadi sebab musabab buku Harry penuh coretan sejak dari halaman pertama. Dari coretannya itu sebenarnya sudah rada keliatan betapa Hermy tuh perhatian sama Ron :P

3.   imajenatif abizz!! Bisa bisanya ya JK ber-imajenasi se-ngga  masuk akal itu…dan yang luebih ngga masuk akal lagi, hewan-hewan fantastis itu serasa logis gitu waktu di tulis di buku.  (Nah Lo, piye kui!)

Syukur alhamdulillah-nya lagi, buku ini,  di alih bahasa-kan oleh Listiana Srisanti

dari kemarin muji Listiana terus, siapa to itu

Teman, Bu Listiana ini tu orang keren di kalangan penerjemah indonesia. Beliau adalah peng -alih bahasa  favorit saya. Kalau nerjemahin itu..

heeh!!

kerasa gregetnya lo! apik banget, top markotop!!

Vocabulary Bu Listiana ini banyak banget. Tapi untuk seorang alih bahasa, vocaulary yang banyak saja kan tidak cukup. Alih bahasa  itu kan susah, selain vocabulary mereka juga harus memiliki kemampuan merangkai kata-kata yang mampu memikat pembacanya (makanya sebenarnya lebih mantap kalau disebut alih bahasa daripada penerjemah, karena ada unsur ngarang-nya juga gitu,jadi  pembaca ngga ngantuk gitu) .

Buku semenarik apapun dalam bahasa aslinya, bisa jadi buku yang mboseni jika penerjemah tidak andal. Boleh dibilang savior buku terjemahan itu ya penerjemahnya, hidup matinya ya tergantung penerjemah, meskipun peran editor juga nggak boleh dilupakan.

Yang  pernah membaca buku terjemahan beliau (misal : Harry Potter, memoar of a geisha) sadar nggak? Ibu ini kan sering menggunakan kata – kata aneh yang sebenarnya sudah tidak lazim digunakan, sudah kuno, sudah punah, nggak ada di KBBI. Misalnya kata ‘Tarsah”(tau kan asal katanya?) dan kata  ”alih-alih’ untuk menggantikan ‘bukannya’ .  Coba deh bukunya dibuka lagi, banyak kata – kata semacam itu.

Meskipun banyak yang protes untuk penggunaan kata kata ‘aneh’ itu, saya justru suka tuh. Buat saya itulah nilai ‘plus’ Ibu Listiana. Itulah yang membuat Harry potter begitu menarik dan hidup. Kata – kata itu menguatkan ceritanya.  Ide yang bagus hanya bisa diwujudkan apabila diceritakan dengan bagus,  sedangkan bahan utama   cerita adalah kata – kata. Kalau dari awal sudah dipilih bahan – bahan (baca : kata – kata) yang paling berkualitas, ditambah kemampuan meracik sedikit, hasilnya tidak akan pernah jauh dari bagus. Kalo kurang pintar meraciknya, hasilnya paling ‘cukup bagus, lumayan”. Kalau pintar meraciknya yang ada hanya bagus bangeeets,,

Outstanding!!

Outstanding!!

Outstanding!!

Eh jadi kebanyaken komentar..fufufu

Salam,

Bolabunderr

Note : Ada Quidditch Trough the Ages (Quidditch dari masa ke masa) juga loh!!





Comments (2) »

The Tales Of Beedle The Bard – Kisah Kisah Beedle si Juru Cerita

Howdy  People,,

Lama ga nulis saya,

Habisnya setelah melalui pemikiran panjang dan panjang saya putuskan bulan maret  sebagai  bulan nonton dipidi. Alhasil selama sebulan itu saya sama sekali ndak baca buku dan sukses selingkuh sama Friends sebanyak 4 season dan Hana Yori Dango season 2, Slumdog Millionaire dan Shawshank Redemtion. Dan hasil dari hasil perbuatan saya itu adalah, well, mata Astigmatism saya tambah parah.

Syukurlah Maret cepat berlalu, dan saya kesetiaan saya kembali ke   buku. Minggu terakhir bulan Maret saya sempat main sebentar ke Gramedia. Di sana saya menemukan diri saya terkaget – kaget. Ternyata dalam masa vakum saya yang notabene  ndak sampai sebulan itu, ada begitu banyak buku baru dengan cover – covernya keren bertumbuh dengan subur, Tangan tangan mungil yang ndak tampak seakan menggapai-gapai ndak sabar ke arah saya, ingin saya meraihnya, dan membawanya ke kasir, tapi apa daya!!? akhir bulan xixixixixixixixix

So, tanggal 31 Maret saya nekad memesan buku di salah satu toko buku online, garasibuku.com Total Jenderal ada 2 buku  yang resmi jadi milik saya keesokan harinya. Salah satunya adalah  karya terbaru JK Rowling, The Tales Of Beedle The Bard.

Kalau saudara adalah penggemar Harry Potter The Series, saudara pasti merasa pernah mendengar judul buku diatas kan? nah, biar ingat betul saya akan bercerita sedikit,,

The Tales of beedle The Bard pertama kali  di sebutkan dalam salah satu  chapter buku Harry Potter and the Deathly Hallow berjudul  ‘The Will of Albus Dumbledore”  sudah ingat? Dalam Chapter itu di kisahkan, pada malam perayaan ulang tahunnya yang ke -17, Harry kedatangan tamu istimewa yang kebetulan ndak diharapkan. Rufus Srimgeour sang menteri sihir, memaksa untuk bertemu dengan Harry dan kedua sahabatnya. Setelah mereka aman berkumpul di ruang duduk the Burrow, Scrimgeuor mengeluarkan tiga benda berbeda, itulah benda – benda yang disebutkan dalam wasiat terakhir dari Dumbledore untuk mereka. Untuk Harry adalah Golden Snitch pertama yang ia tangkap. Pematik Api untuk Ron. Dan untuk Hermione, sebuah buku,  ditulis dalam rune kuno, kopi asli dari dongeng para penyihir berjudul  The Tales Of Beedle The Bard.

The Tales of Beedle and Bard yang di terbitkan untuk muggle di terjemahkan ke bahasa Inggris oleh Ms. Hermione Granger, kata pengantarnya dari JK. Rowling. Kemudian diterjemahkan ke bahasa Indonesia oleh Nina Andiana & (Thanks God) Listiana Srisanti.  Di dalamnya  terdapat lima kisah, masing-masing lengkap dengan catatan dari  tak lain dan tak bukan, Albus Dumbledore yang terkenal itu:

1.Sang penyihir dan kuali melompat

….. Hanya dalam beberapa hari, kuali itu bukan hanya melengguh dan mengerang, menumpahkan air  mata dan melompat lompat dan mengeluarkan kutil, tapi juga terbatuk batuk dan mutah mutah, menangis seperti bayi, mengaing seperti anjing, menumpahkan keju basi dan susu asam dan siput siput kelaparan….

kata Albus :…. Kisah Pro muggle yang menunjukkan sihir ayah yang pro muggle lebih hebat dari sihir anaknya yang membenci muggle? sangatlah menakjubkan ada salinan versi asli dongeng ini yang selamat dari lidah api…..

2. Air Mancur mujur melimpah

Kata Albus : Surat Panjang ini menandai permulaan kampanye panjang Mr. Malfoy untuk menyingkirkanku dari posisi kepala sekolah Hogwarts, juga usahaku tuk menyingkirkan Mr. Malfoy  dari posisinya sebagai pelahap maut favorit Lord Voldemort…

Kata bobu : Persembahkan kepadaku bukti usaha kerasmu,…hmm very nice quote!! Like it..

3. Penyihir Berhati Berbulu

Kata Albus : Dan Tentu saja dalam usahanya menjadi manusia super, anak muda yang bodoh ini justru membuat dirinya tidak lagi menjadi manusia….

Kata Bobu : Satu lagi bukti Albus serius menganggap bahwa ‘cinta’ adalah kuncinya. Itulah yang membedakan mereka yang berhati berbulu dan manusia.

4. Babitty rabitty  dan tunggul Terbahak

Kata Albus : Seperti yang ditulis oleh filsuf terkena Bertrand de Pensees-Profondes dalam bukunya yang dikenal luas, Studi mengenai kemungkinan membalik efek aktual dan metafisik kematian alami, dengan perhatian khususpada reintegrasiEsensi dan Zat : “Menyerahlah, hal itu tidak akan berhasil “

Kata Bobu : Albus itu selera humornya boleh juga,,

5. Kisah Tiga Saudara

Kata Bobu : Disinilah misteri Hallow itu berada, Segitiga, lingkaran dan garis lurus…Jubah Gaib, Batu kebangkitan dan tongkat elder, bacalah sendiri hihihihihi…

Aih udah banyaaaaks..udah ya saudara,,

salam

Bolabunder

Kata Albus :

Kebenaran itu indah dan mengerikan, dan karenanya harus diperlakukan dengan amat hati – hati

http://www.bargainbooks4kids.com/images/The%20Tales%20of%20Beedle%20the%20Bard.jpg

http://www.bargainbooks4kids.com/images/The%20Tales%20of%20Beedle%20the%20Bard.jpg


Comments (1) »

Pak Janggut dan Buntelan Ajaib

Siapa yang ga tau Pak Janggut???

“Huuuu” buat yang nggak tau! Hahahahaha…

Tapi tenang aja, masih belum terlambat kok untuk mencari tahu,  soalnya sekarang udah ada situs buat penggemar lama dan bakal calon penggemar baru yang selalu ingin tahu. Pingin ke situsnya? Nih, Klik ajah link dibawah ini:

Pak Janggut dan Buntelan Ajaib

Untuk yang para bakal calon penggemar, saya akan ceritakan sedikit ikhwal pertemuan saya dengan Pak Janggut dan Buntelan Ajaibnya….

Pada zaman dahulu kala, tersebutlah suatu masa dimana televisi layar datar, The Sims2, Internet dan Telepon seluler belum belum ditemukan,bahkan toko bukupun masih jarang.

Masa  itu adalah masa – masa dimana cerita-cerita HC Anderson, Grimm Brother, Roald Dahl dan Enid Blyton masih sering dibisikkan ke telinga anak-anak menjelang tidur, hingga mimpi – mimpi mereka pun dihiasi istana, menara,pelangi, si jahat yang buruk rupa dan si baik hati yang rupawan selaksa rembulan. Harry Potter jelas masih jauh di awang awang.

Masa itu adalah masa dimana siang hari terasa panjang, malam pun rasanya sangat menikmati kesunyian. Dalam keadaan semacam itulah, di suatu desa tepi surakarta saya memasuki  masa kanak-kanak yang…..bahagia(?)

Hari – hari panjang itu menurut saya membosankan.  Kenapa? Karena orang tua saya tidak terlalu konvensional. Tidak seperti orang tua lain di lingkungan kami, mereka tidak mengizinkan saya untuk bermain di luar rumah selagi matahari bersinar garang. Alhasil, sebagai warga negara dari negara yang berklim tropis, hampir sepanjang siang saya terkurung di dalam rumah. Bermain itu – itu saja hingga mati bosan rasanya. Saya pingin main mobil remot di luar, pingin main layang – layang, pingin kejar – kejaran, ….

Kalau saya bosan, saya cuma tergolek saja di lantai  sambil sesekali berguling

guling….guling…guling…

guling…guling…guling….

kok jadi mirip shiro?

Kalau tidak, saya akan termenung di jendela, menatap birunya langit sembari berharap “Hujan turunlah..hujan turunlah!’ ya, meskipun tidak diijinkan main panas panasan, saya diijinkan hujan hujanan. Sampai sekarang pun suka hujan hujanan.

Di suatu siang dimana saya ber guling..guling..guling.. Bapak saya yang galak tapi baik hati itu pulang kantor. Ia berjalan ke arah saya, menghentikan guling guling saya kemudian menyodorkan sebentuk majalah ke depan hidung saya “DUGH…adoww hidung saya berdarah darah!! tapi boong dink” Yap itulah awal perkenalan saya dengan majalah yang namanya saya eja dengan susah payah be-ow-be-ow…bodo!Eh, Bobo.

Nah lo? kuk jadi ikhwal pertemuan dengan bobo? soir soir, saya perbaiki deh…

Jadi setelah hari itu, kegiatan saya bertambah satu, ndak cuman guling guling guling dan melototin jendela, saja juga selalu menanti sampai hari berubah senin, hari di mana Bobo terbit. Di suatu Senin sore yang berdebu, dengan hati – hati saya buka majalah baru saya. Saya sapukan jari jari saya ke lembaran lembarannya yang masih mulus. saya pandangi tokoh demi tokoh yang sangat saya kenal sembari tersenyum sayang. Sampai pada suatu halaman, saya tau akan ada yang akan berubah pada Bobo seri itu. Cergam episode lalu sudah selesai, artinya cergam baru akan segera dimulai. Dan itulah dia, seorang kakek  gendut berbaju hijau dan berpipi merah. Hidungnya Bulat besar matanya pintar. Janggutnya putih panjang sampai ikat pinggang, menyandang buntelan lusuh di bahuh. Pak Janggut  dan Buntelan Ajaib dalam kisah Lemari Seribu Pintu.

Dalam kisah itu, Pak Janggut diceritakan telah membawa kembali Putri Melati Centil Aneh, dan ia sekarang tinggal dirumah para penyihir.  Dua penihir kakak beradik Baltasof dan Sokratop beserta putra putri mereka, Domoli yang Gembul, Pompit yang  pemalu dan Rika yang tomboi. Petualangan meraka dimulai ketika kedua penyihir tua ini mulai kehilangan akal karena kenakalan anak – anak mereka. Mereka berpikir, berpikir dan berpikir (ngga juga seserius itu dink) bagaimana baiknya. Akhirny mereka memutuskan, agar anak – anak itu sedikit lebih dewasa mereka akan mengirim anak – anak itu untuk menginap di rumah teman teman jauh mereka. Begitulah, mereka mengundang teman teman mereka dari negeri yang jauh melalui perjalanan dalam lemari seribu pintu. Domoli sedianya akan berangkat ke siberia, pompit ke jepang dan Rika ke Amerika. Hanya saja, sebelum keberangkatan mereka dalam damai, jelas banyak tingkah polah anak – anak brandal itu untuk memeriahkan suasana. dan disitulah pak Janggut berperan, dengan buntelannya ia menjadi penengah bagi mereka , meskipun terkadang ia juga menjadi salah satu biang keributannya.

Setelah semua beres dan terencana, tibalah saatnya pergi. Satu demi satu anak anak itu memasuki lemari seribu pintu dengan riang, meninggalkan ketenangan yng aneh di puri penyihir. Apakah kedua penyihir dewasa yang tersisa itu senang? ya jelas, sudah lama mereka mendambakan keheningan di puri. Bertiga dengan pak janggut mereka menikmati teh sambil berbincang. Tapi kebahagiaan itu tak bertahan berapa lama ternyata, di sore hari kepergian anak  anak mereka, dua bersaudara yang sama anehnya itu mulai merindukan kehadiran anak – anak. Mereka menagis menangis dan menangis. Masalahnya,  Domoli dan saudara-saudaranya tidak hanya akan menginap seari ataupun dua hari, mereka dijanjikan menginap selama sepuluh tahun, waktu yang relatif singkat untuk penyihir sebenarnya, tapi rindu orang tua mana bisa ditahan tahan sih!

Akhirnya mereka melakukan kegilaan lainnya, waktu mereka majukan sepuluh tahun, hingga tibalah hari dimana anak – anak seharusnya pulang.  Tapi mereka tidak mau menjemputnya sendiri. Mereka meminta Pak Janggut melakukan penjemputan itu. Maka pak janggutpun melangkahkan kakinya ke dalam lemari seribu pintu. Langkah yang menjadi penutup kisahnya dengan lemari seribu pintu, sekaligus awal dari petualangan lainnya yang lebih seru, mencegangkan dan mengundang bahaya. Melawan raja yang kejam, Naga raksasa dan puma dalam kisah-kisah : Kapal dari Es di siberia, Kimono Hitam di Jepang dan Kepala Suku yang menyamar di Amerika.

janggut..janggut

janggut..janggut

Salam

Bola bunder berjanggut

Comments (5) »

Males mode : On

Males Mode  #On

Sementara  menunggu semangat menyala kembali, saya akan aktif di :

http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=665348

Tempat berkumpulnya para pengagum rahasia Surakarta Hadiningrat,

Kota Kehidupan yang selalu menjadi Kebanggaan…

Kota Spirit of Java yang selalu menjadi Spirit dalam Jiwa…

Dimana tradisi dan modernisasi bersatu dalam harmoni…

Dimana suatu hari yang carah aku pasti kembali….

Bersama atau mati

Tita kusuma…

Solo-ku...

Solo-ku...

Leave a comment »