RSS

Howdy…..

Howdy…..

Selamat datang di Bobubaca mate….  ^^

Untuk memudahkan pencarianmu, silahkan klik halaman ” Katalog Buku Bobu”  di:

sidebar sebelah kanan…

atau di header bobubaca….

atau di bawah ini…

KATALOG BUKU BOBU

Terima kasih, semoga penelusuranmu hari ini membawa hasil yang menggembirakan…


salam,

Bolabunder

::Bobubaca::Bolabunder Baca Buku Bo! ::

 
4 Comments

Posted by on December 18, 2008 in BUKU - BUKU, JURNAL ONLEN, NGOMONGIN TEMAN

 

Tags: , ,

Belajar dari Pocari Sweat, The Living Legend

 Tahu tidak sejarah Pocari Sweat? itu looh, minuman yang semboyannya GO-ION!, yang dulu saat pertama kali mencoba pasti membuat kita berjengit seraya berkata, “Rasanya aneh!” tetapi tetep saja beli-beli lagi. Bagi yang belum tahu, coba deh buffering sejenak video  dibawah ini. Saya jamin, waktu yang teman-teman luangkan tidak akan sia-sia.

Keren kan!? Wow kan!? Pelajaran apa yang kalian dapatkan sewaktu melihatnya? Tulis di kotak komentar ya, berbagilah dengan saya. Sementara itu, biarlah saya yang mulai bercerita  :)

Kalau saya, saya melihat kelebatan-kelebatan buku yang telah saya baca.

“lho ko bisaaaa? Opo hubungane, dab!?”

Yaaa, kan saya sukanya membaca. Jadi, wajar dong bila yang muncul adalah berbagai mantra ajaib yang tertera dalam buku-buku best seller.  Mulai dari Sang Pemimpi karya Andrea Hirata, Negeri 5 Menara dan Ranah 3 warna karya A. Fuadi, hingga The Secret milik Rhonda Byrne yang terkenal di seluruh penjuru bumi.

Jika buku-buku itu memiliki mantra-mantra ajaib yang menjadi  inspirasi  bagi anak-anak muda, seperti saya ehem, untuk  berani mengejar cita-cita, Pocari Sweat-lah bukti nyata bahwa mantra itu bukanlah tulisan  kosong dalam buku  belaka. So Guys, This one is a story of a Living Legend.

Ide gila!

Pocari sweat pada awalnya adalah ide gila. Menjadikan infus sebagai minuman. Untung saja Pak Harima bekerja di Jepang. Kalau saja ia bekerja di Indonesia, mungkin sudah habis Ia menjadi bahan tawa rekan kerjanya. Membutuhkan keberanian besar untuk mengajukan ide gila semacam itu kepada orang lain,  Pak Hanima adalah sosok istimewa karena memilikinya. Apa yang sebenarnya Pak Harima lakukan adalah berani bermimpi, mimpi yang paling liar sekalipun. Dan lihatlah, setelah tiga tahun  yang panjang, akhirnya Tuhan Memeluk Mimpi-mimpi Itu .

Ijin untuk riset minuman kesehatan telah dikantongi, maka Pak  Takaichi segera melakukan riset mendalam tentang keringat. Ia bersungguh-sungguh dalam  melakukannya, sampai meminum keringatnya sendiri wekss. Ketika konsentrasi larutan ion yang tepat untuk pengganti keringat telah ditemukan, apakah artinya dia telah berhasil? Belum dong!

Minuman bisa disebut minuman, kalau sudah layak diminum. Larutan ion itu rasanya pahit, maka dibutuhkan kerja keras lagi agar menjadi minuman yang layak. Bulan demi bulan berlalu, tahun-pun telah berganti, penelitian Pak  Takaichi itu tidak kunjung menemukan titik terang. Mana yang bukti kata pepatah “Yang bersungguh sungguh akan berhasil?” ?

Aih, kawan,….Tak tahukah kamu? Benar bahwa siapa yang berusaha pasti akan berhasil. Namun diantara usaha dan berhasil selalu ada jarak yang memisahkan. Jarak itu bisa saja ditempuh dalam satu hari, tetapi mungkin juga butuh seminggu, sebulan, atau bertahun – tahun. Dalam jarak antara usaha dan sukses itulah kesabaran diuji. Hanya bila kita cukup bersabar, jarak tersebut dapat dilampaui. Sabar itu sendiri bukan pasif, tapi aktif bertahan, aktif mencari solusi, aktif untuk tidak menyerah pada keadaan. Dalam kesabaran, seseorang tak mungkin benar-benar gagal. Karena sejatinya kegagalan  hanya milik mereka yang menyerah,  yang tak mau sabar dalam berpayah-payah.

Pak  Takaichi berusaha dengan pantang menyerah, melebihkan bekerja, mengurangkan tidur,tapi tetap tak ada kemajuan yang signifikan, bagaimana mungkin dia sukses? bagaimana? tenang, sabar dan lihatlah, tak lama nasip baik akan menyapanya.


Apakah sekedar kebetulan, bahwa periset minuman serbuk-rasa-jeruk itu muncul ketika Pak  Takaichi, Pak Harima dan pak Otsuka sedang bingung memikirkan cara untuk mengurangi rasa pahit pada larutan ion? Apakah sekedar kebetulan, bahwa Pak Otsuka tiba-tiba memiliki ide mencampur larutan Ion dengan minuman serbuk? Dan apakah sekedar kebetulan, bahwa pada tahun Pocari Sweat mulai dikenal terjadi musim panas yang teramat panas di Jepang yang berakibat pada meningkatnya penjualan?

Kalau kalian belum  juga menyadarinya kawan, saya rasa itulah yang disebut konspirasi alam semesta. Saat – saat dimana tangan Tuhan turut serta mewujudkan impian mereka.

Jadi, itu lah yang bisa dipelajari ya! Belajar dari Pocari Sweat, Sang Legenda Hidup, mulai sekarang saya akan lebih berani  bermimpi karena saya yakin  Tuhan akan memeluk mimpi mimpi itu. Saya akan lebih berusaha dimana dalam usaha itu saya akan lebih bersabar hingga alam semesta bekerja membantu saya. And at one beautiful day, I believe my dream will also comes true.

Eh, tunggu…..Apakah pelajaran itu sudah tersebut semua!?

Waaa, ada yang ketinggalan rupanya….

Going the extra mile berarti berjuang lebih dari rata-rata orang atau menyempurnakan usaha. Pak Takaichi tidak begitu saja  puas dengan rasa jeruk yang diberikan minuman serbuk. Ia mencari lagi, mengupas jeruk demi jeruk, mencampurnya dengan takaran tertentu, kemudian mencicipinya satu per satu. Telaten luar biasa!  Pak Harima, ketika semua rekannya telah mengatakan minuman dengan kadar gula 7% terasa lebih enak, beliau tidak serta menerima. Beliau mengajak anak buahnya naik gunung hanya karena ingin menemukan rasa  yang lebih tepat untuk orang yang sedang berkeringat. Sementara Pak Otsuka, dengan berani memutuskan untuk mengedarkan Pocari Sweat secara gratis sepanjang tahun dan  memposisikan perusahaan dalam keadaan merugi. Semua itu demi membuka pasar untuk Pocari Sweat. Coba renungkan tindakan mereka itu, bukankah dapat dikatakan melebihi usaha rata-rata orang lain!?

Ya, saya rasa merekalah contoh orang-orang  yang rela “going the extra miles” .Oang -orang yang memimpikan kedekatan dengan kesempurnaan,  yang sekarang boleh berbangga hati karena keyakinan mereka, yang dahulu banyak disebut sebagai kebodohan sia sia telah memberikan hasil yang luar biasa.

Tak masalah berapa jauh jarak yang harus ditempuh. Satu mil atau seribu mil pun tak masalah. Asalkan  jarak itu mengantarkan kita satu langkah lebih dekat dengan  kesempurnaan, sungguh waktu yang terpakai tak akan sia-sia. Seperti nasehat Pak Otsuka, “Kalau sekarang menyebar benihnya, pasti akan berbuah banyak dikemudian hari”

 
6 Comments

Posted by on May 5, 2011 in BUKU - BUKU

 

Tags: , , , ,

This Is My Story : When My Ultimate Dream Comes True :)

2030,

2030, sembilan belas tahun dari hari ini, saya melihat diri saya duduk di salah satu kursi malas yang terletak dibawah jendela-jendela tinggi yang memandikan aula besar itu dengan cahaya matahari. Dengan satu buku di pangkuan dan pandangan menerawang bersyukur atas terwujudnya mimpi-mimpi luar biasa. Jendela-jendela itu membuka ke arah halaman yang dibatasi tembok besar. Tembok raksasa itu bagian dari sejarah kelam Indonesia. Benteng Vastenburg, di tempat itulah fondasi mimpi ini diletakkan.

Halaman benteng itu dialasi rumput, dinaungi pohon-pohon tinggi. Gemercik air dan kicau  burung  terdengar memecah sunyi. Sunyi? Ya, memang sunyi. Namun bukan berarti tak ada orang disini. Kalau diperhatikan mereka akan muncul. Para remaja berkelompok dibawah lindungan pohon rindang. -Oh, salah satu dari mereka adalah  anak saya!- Beberapa anak asyik berdiam dalam rumah pohon, seorang bapak terlihat santai diatas ayunan, sepasang muda mudi duduk nyaman, merendam kaki di tepi sungai buatan.

Mereka ada, tapi tidak bercakap, tidak pula tertidur apa yang mereka lakukan? Ah, lihatlah ke dalam aula besar! Dibawah kubah transparan yang memperlihatkan langit biru, juga diatas karpet-karpet empuk yang menyelimuti lantainya, di setiap jengkal tembok yang tak memiliki jendela, ratusan, ribuan, jutaan buku tertata rapi. Besar, kecil, tebal, tipis. Tempat ini bukan bangunan biasa, tetapi perpustakaan paling nyaman di dunia. Pusat ilmu pengetahuan dimana orang takkan merasa jenuh belajar didalamnya.

Jadi anda sekarang tahu mengapa orang-orang itu diam? Ya, mereka sedang asyik membaca. Dan berdirinya perpustakaan itulah mimpi terbesar saya. -even now, my heart warm just by thinking of it :) -

Meskipun demikian, bangunan itu bukan milik saya. Rangka jatinya pemberian, pualam dan marmernya pemberian, setiap jengkal tembok batanya dibangun dari sumbangan para pelajar, pekerja dan pengusaha. Singkatnya perpustakaan ini adalah perpustakaan gotong royong, dibangun diatas asa jutaan penduduk indonesia. Tidak percaya? Lihatlah di aula depan, beratus gambar merekam memori dimana mereka yang tak saling kenal berjabat tangan. Mereka berasal dari berbagai etnis, agama, suku,bahkan kelompok belajar. Mereka bersatu, menjadi bagian dari sejarah, mempersiapkan warisan pengetahuan bagi generasi yang akan datang.

I hope you love my story, for I need it to be spread across the world, to be heard by and inspired people. I know the dream seems impossible, but if people know it, maybe they will start to think about it, and hopefully falling in love with it. By then, this dream will not only be my dream, but also their dream, so there will be a better chance for it to become true. You know what, just like Tony Stark said…This dream is actually not about me. It’s not about you, either. It’s about legacy, the legacy left behind for future generations.

Regards,

Pratita V. Kusuma

 
5 Comments

Posted by on March 28, 2011 in BUKU - BUKU

 

About Heart

Heart is fragile, that’s very  true. Very true.
But that doesn’t mean we have to lock it behind the bars to keep it safe.
Awful things like that will only making it cold, wrinkle and shaggy Read the rest of this entry »
 
Leave a comment

Posted by on March 2, 2011 in JURNAL ONLEN

 

Tags: , ,

A Little Princess

Satu lagi buku berusia ratusan tahun, buah karya Frances Hodgson Burnet. Satu cerita yang mana saya telah jatuh hati padanya semenjak saya masih balita (lebay oihh) dan hebatnya masih sanggup membuat saya terpana saat saya dewasa. Kisah ini, kisah yang tek lekang oleh zaman.

Read the rest of this entry »

 
1 Comment

Posted by on January 27, 2011 in BUKU - BUKU

 

Tags: ,

The Books that I might never able to finish

Saya mungkin tidak akan pernah membaca buku-buku diatas hingga selesai.

Alasan?

I just not that into them… Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on January 27, 2011 in BUKU - BUKU

 

Permintaan maaf secara terbuka

Abe -Ambhaaaar maapin gw yeeeh

 
4 Comments

Posted by on December 22, 2010 in BUKU - BUKU

 

Dynamic Duo, Abe – Ambhar

Apa yang terlintas dipikiran anda ketika melihat foto diatas??

bagaimana kalau foto diatas terjadi setelah kejadian-kejadian yang terekam  oleh kamera di bawah ini:

anda tanya apa yang terlintas di pikiran saya? oooh, sudah berhari – hari saya membayangkan  percakapan semacam ini yang terjadi:

Black  = the boy with black jacket

red      = The boy with red T-shirt

Black : Jadi gitu ya kamu kalau dibelakangku?? Tega ya kamu!!  (emosi tinggi)

Red    : Nggak ko sayang, nggak…sssst…udah..udah…(kalem menenangkan)


:D :D :D :D :D :D :D :D :D :D :D :D

Foto foto diatas adalah penghibur ketika sedang suntuk….kocak..hahaha, menurut saya adalah foto terbaik yang pernah dihasilkan sang fotografer, bang Jeni Wardin.

Sekilas info, …

The Boy with Black Jacket adalah Bayu Auguste Bartholdi a.k.a Abe, teman kuliah di UI sekaligus rekan kerja yang telah bertahun-tahun duduk dikursi sebelah saya.

The Boy with Red  T-Shirt adalah Ambhar Haryo Bomantara a.k.a Alay/Ember, adek kelas sekaligus rekan kerja  yang sering tampil rapi jali dan bersikap sedikit alay, yang kehilangan sisa – sisa ketampanannya  setelah menjadi bendahara.

Karena mem-publish foto ini merupakan kejahatan besar,. mohon doakan saya masih bernafas setelahnya *menyiapkan tameng dan baju perang.

Salam,

Pratita V. Kusuma

Notes : Foto2 ini diambil ketika kami mengikuti capacity building di Arga Puri, Ciwidey

 
2 Comments

Posted by on December 22, 2010 in NGOMONGIN TEMAN

 

Re-read

Jenuh! jenuh melihat buku-buku berjudul sama dengan cerita yang sama, terbungkus dalam ilustrasi sampul dan  penerjemah yang berbeda,  tergantung selera penerbitnya. Pun jenuh melihat berbagai harlequin yang menyusup dalam bentuk yg lebih “chic”. Pun jenuh menyaksikan bocah-bocah penyihir  yang seakan  berlomba  dalam “sorcerers idol”  berharap cemas dapat setenar pendahulunya.

So, here i am!  Membongkar rak buku, mencari kesibukan baru

Recently, I re-read those three books,

Harry Potter and the Deadly Hollow,

Eclipse,

and

Jane Eyre Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on December 20, 2010 in BUKU - BUKU

 

My Late Nite Reading Activity, Harry Potter Series

Jenuh! jenuh melihat buku-buku berjudul sama dengan cerita yang sama, terbungkus dalam ilustrasi sampul dan  penerjemah yang berbeda,  tergantung selera penerbitnya. Pun jenuh melihat berbagai harlequin yang menyusup dalam bentuk yg lebih “chic”. Pun jenuh menyaksikan bocah-bocah penyihir  yang seakan  berlomba  dalam “sorcerers idol”  berharap cemas dapat setenar pendahulunya.

So, here i am!  Membongkar rak buku, mencari kesibukan baru

Saya suka sekali membaca buku.  Bukan fakta yang baru ya? hahahah…yah memang begitulah adanya….

Ketiga sosok dalam foto dibawah ini adalah pemandangan  pertama yang saya lihat ketika saya membuka mata pagi ini.  Bukan pemandangan yang langka, karena ketiganya memang hampir selalu  menemani saya menjemput mimpi.

Perkenalkan wahai dunia , kawan karib saya….

Kacamata, lampu membaca dan sebuah buku…

Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on November 9, 2010 in BUKU - BUKU

 

the Color of Earth, Warna Tanah

Kebosanan dalam tingkat mengada-ada! part#6

Jenuh! jenuh melihat buku-buku berjudul sama dengan cerita yang sama, terbungkus dalam ilustrasi sampul dan  penerjemah yang berbeda,  tergantung selera penerbitnya. Pun jenuh melihat berbagai harlequin yang menyusup dalam bentuk yg lebih “chic”. Pun jenuh menyaksikan bocah-bocah penyihir  yang seakan  berlomba  dalam “sorcerers idol”  berharap cemas dapat setenar pendahulunya.

So, here i am!  Membongkar rak buku, mencari kesibukan baru

Dalam 20 lembar pertama komik korea ini, saya menemukan diri saya sendiri terkikik geli. bagaimana tidak? Bayangkanlah seorang gadis cilik yang kebingungan setelah melihat kawan-kawan lelakinya berlomba “jauh jauhan pipis”  kemudian bertanyalah ia dengan polos kepada kawannya itu : Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on November 5, 2010 in BUKU - BUKU

 

Tags: ,

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.